Close Menu
Otodiva
  • Our Family:
  • Gadgetdiva
  • Traveldiva
  • Gizmologi
Facebook X (Twitter) Instagram
  • Our Family:
  • Gadgetdiva
  • Traveldiva
  • Gizmologi
Jumat, 16 Oktober 2026 12:21 am
Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest YouTube
Otodiva
  • HOME
  • NEWS

    Blibli Rilis Fitur Tukar Tambah Motor Secara Online Langsung dari Rumah

    7 Oktober 2026 5:55 pm

    Wadahi Kreativitas Pemilik, JAECOO Luncurkan Genuine Body Kit Resmi untuk J5 EV

    27 September 2026 9:31 pm

    PETRONAS Syntium Baru Hadir, Bawa Teknologi Para Balap

    26 September 2026 7:42 pm

    Dibintangi Bintang Hollywood, Film Maserati: The Brothers Siap Potret Sejarah Rivalitas Mobil Sport

    7 September 2026 4:21 pm

    Dari Navigasi EV hingga Audio Spasial, Tren Teknologi Digital yang Mengubah Gaya Hidup Modern

    7 September 2026 4:14 pm
  • RODA 4
  • RODA 2
  • Tips
  • Bahasa Indonesia
    • Bahasa Indonesia
    • English
    • Indonesia
    • Chinese
    • Japan
Otodiva
You are at:Home»News»Wuling Binguo EV Buatan Indonesia Dijual Lebih Murah di Thailand, Kenapa Bisa Begitu?
News

Wuling Binguo EV Buatan Indonesia Dijual Lebih Murah di Thailand, Kenapa Bisa Begitu?

firdaBy firda13 Juli 2024 12:58 pmTidak ada komentar4 Mins Read
Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Wuling Binguo EV
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Otodiva – Sebuah fakta mencengangkan muncul saat Wuling Binguo EV diluncurkan di Thailand dengan harga terendah 419 ribu baht atau sekitar Rp187 jutaan. Ini membuat banyak pihak bertanya-tanya, bagaimana bisa mobil listrik yang diproduksi di Indonesia dijual jauh lebih murah di Thailand?

Di Indonesia, Wuling Binguo EV tersedia dalam tiga varian. Varian termurah, Long Range AC dengan baterai 31,9 kWh dan jarak tempuh 333 km, dijual seharga Rp317 juta. Varian menengah, Long Range AC/DC dengan baterai yang sama dan tambahan colokan tipe DC, dibanderol Rp326 juta. Sedangkan varian tertinggi, Premium Range AC/DC dengan baterai lebih besar 37,9 kWh dan jarak tempuh 410 km, dihargai Rp372 juta.

Harga jual Binguo EV di Indonesia sudah dipotong insentif pemerintah berupa pengurangan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) sebesar 10 persen, sehingga pajak yang dikenakan hanya 1 persen. Namun, harga Binguo EV di Thailand untuk dua varian, yaitu AC dan DC dengan baterai 31,9 kWh dan jarak tempuh 333 km, masing-masing dijual 419 ribu baht (sekitar Rp187 juta) dan 449 ribu baht (sekitar Rp200,5 juta).

Distributor Wuling di Thailand, EV Primus Co., Ltd., menyatakan bahwa harga tersebut merupakan harga promosi untuk 1.000 unit pertama. Menurut situs resmi Wuling Thailand, harga Binguo EV AC adalah 459 ribu baht (sekitar Rp205 juta) dan DC 489 ribu baht (sekitar Rp218 juta). Ini masih jauh lebih murah hingga Rp100 juta dibandingkan harga di Indonesia.

Penjelasan Wuling Indonesia

Perbedaan harga yang signifikan ini memunculkan banyak pertanyaan. Pihak SGMW Motor Indonesia, produsen Wuling di dalam negeri, memberikan penjelasan. Brian Gomgom, Public Relations SGMW Motor Indonesia, menyatakan bahwa perbedaan harga ini disebabkan oleh berbagai faktor seperti perbedaan struktur harga dan kebijakan insentif kendaraan listrik di Thailand. “Nominal tersebut juga merupakan harga khusus untuk 1.000 konsumen pertama,” tambahnya.

Perbedaan harga produk Wuling antara Thailand dan Indonesia bukan kali pertama terjadi. Pada Juli 2023, Wuling meluncurkan Air EV di Thailand dengan harga mulai dari 395 ribu baht (sekitar Rp169,4 juta) untuk varian Standard Range, jauh lebih murah dari harga di Indonesia yang saat itu Rp243 juta untuk varian yang sama.

Insentif Kendaraan Listrik di Thailand

Secara umum, kendaraan impor biasanya dijual lebih mahal daripada produksi lokal. Namun, untuk mobil listrik, situasinya berbeda di Thailand. Pemerintah Thailand telah memberikan insentif untuk kendaraan listrik sejak Februari 2022 hingga 2025. Insentif ini bertujuan untuk menyetarakan harga kendaraan listrik dengan kendaraan berbahan bakar mesin.

Ada tiga jenis kendaraan yang mendapatkan subsidi: mobil penumpang, sepeda motor, dan pikap. Untuk mobil penumpang listrik dengan kapasitas baterai di atas 10 kWh dan harga rekomendasi di bawah 2 juta baht (sekitar Rp860 juta), tarif bea masuk diturunkan dari 80 persen menjadi 40 persen jika tidak diimpor menggunakan Free Trade Agreement (FTA).

Jika diimpor dengan FTA seperti Binguo EV dan Air EV, dan tarif bea masuk kurang dari 40 persen, tarif tersebut dipangkas menjadi 0 persen. Jika tarif bea masuk seharusnya lebih dari 40 persen, dikurangi menjadi hanya 40 persen.

Untuk mobil penumpang listrik dengan baterai lebih dari 30 kWh dan harga lebih dari 2 juta baht, tarif bea masuk dikurangi dari 80 persen menjadi 60 persen jika tidak diimpor dengan FTA. Jika di bawah FTA, tarif bea masuk seharusnya kurang dari 20 persen, maka akan digratiskan. Jika tarif seharusnya di atas 20 persen, dikurangi menjadi hanya 20 persen. Pemerintah Thailand juga mengurangi cukai dari 8 persen menjadi 2 persen untuk mobil penumpang.

Dengan insentif ini, tidak mengherankan jika Wuling Binguo EV buatan Indonesia bisa dijual lebih murah di Thailand. Kebijakan insentif ini sangat membantu dalam mengurangi biaya produksi dan distribusi, yang pada akhirnya menurunkan harga jual ke konsumen.

Dengan strategi promosi yang tepat dan dukungan dari pemerintah setempat, Thailand menjadi pasar yang sangat kompetitif untuk kendaraan listrik seperti Wuling Binguo EV.

harga mobil di Thailand harga mobil listrik Headline insentif kendaraan listrik Mobil listrik murah perbedaan harga mobil produksi mobil listrik Indonesia Wuling Binguo EV wuling indonesia
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticleHonda Siapkan Motor Listrik dengan Jarak Jauh, Konsumen Berharap Segera Tersedia
Next Article BYD Membangun Pabrik Mobil Listrik di Thailand: Bagaimana Peluang Indonesia?
firda

Related Posts

Perkuat Penetrasi Pasar, Hyundai Motors Indonesia Hadirkan Kolaborasi Eksklusif Hyundai x Laneige

14 Oktober 2026 11:18 pm

Blibli Rilis Fitur Tukar Tambah Motor Secara Online Langsung dari Rumah

7 Oktober 2026 5:55 pm

Perkuat Jaringan di Jawa Barat, OMODA & JAECOO Resmikan Dealer ke-43 di Bandung

7 Oktober 2026 5:50 pm
Leave A Reply Cancel Reply

RSS feed: GadgetDIVA GadgetDIVA
  • Pengiriman Smartphone Global Merosot 20%, HONOR X7d Hadir Jadi Solusi Awet
  • Bebas Cemas Seharian di Festival Musik, REDMI Note 17 Pro Series Andalkan Baterai 10.000 mAh dan Fitur Reverse Charging
  • Perkuat Fitur Kesehatan, Samsung Tingkatkan Aplikasi Samsung Health dengan Integrasi Strava
  • Hadirkan Inovasi Aplikator Praktis, Lamina Perkenalkan Rangkaian Aksesori iPhone 18 Pro Series
  • Adopsi AI di WhatsApp, Brand Kecantikan Asal Malang Dongkrak Penjualan Hingga 60%
© 2026 Otodiva, Online media for ladies auto enthusiast. Powered by PT Konten Cipta Kreatif.
  • Home
  • Tentang Otodiva
  • Tim Redaksi
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Ad Blocker Enabled?
Ad Blocker Enabled?
Iklan membantu Otodiva untuk terus menghadirkan konten berkualitas. Dukung kami dengan menonaktifkan Adblocker.