Close Menu
Otodiva
  • Our Family:
  • Gadgetdiva
  • Traveldiva
  • Gizmologi
Facebook X (Twitter) Instagram
  • Our Family:
  • Gadgetdiva
  • Traveldiva
  • Gizmologi
Jumat, 2 Oktober 2026 5:54 am
Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest YouTube
Otodiva
  • HOME
  • NEWS

    Wadahi Kreativitas Pemilik, JAECOO Luncurkan Genuine Body Kit Resmi untuk J5 EV

    27 September 2026 9:31 pm

    PETRONAS Syntium Baru Hadir, Bawa Teknologi Para Balap

    26 September 2026 7:42 pm

    Dibintangi Bintang Hollywood, Film Maserati: The Brothers Siap Potret Sejarah Rivalitas Mobil Sport

    7 September 2026 4:21 pm

    Dari Navigasi EV hingga Audio Spasial, Tren Teknologi Digital yang Mengubah Gaya Hidup Modern

    7 September 2026 4:14 pm

    Dorong Kesetaraan Gender, Hyundai Motor India Bidik 20 Persen Eksekutif Perempuan pada 2030

    7 September 2026 4:07 pm
  • RODA 4
  • RODA 2
  • Tips
  • Bahasa Indonesia
    • Bahasa Indonesia
    • English
    • Indonesia
    • Chinese
    • Japan
Otodiva
You are at:Home»News»Mensesneg Ingatkan Pejabat Negara Tak Salahgunakan Sirine
News

Mensesneg Ingatkan Pejabat Negara Tak Salahgunakan Sirine

Christopher LouisBy Christopher Louis23 September 2025 11:42 amTidak ada komentar3 Mins Read
Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Jakarta, OtoDiva – Wacana soal penggunaan sirine dan rotator kembali mencuat di ruang publik. Fenomena ini muncul setelah ramai gerakan “Setop Tot, Tot, Wuk, Wuk” yang digaungkan warganet, menyoroti kendaraan pejabat maupun pengawalan yang dianggap berlebihan di jalan raya. Publik menilai penggunaan fasilitas khusus tersebut kerap mengganggu kenyamanan pengguna jalan lain dan menimbulkan kesan bahwa pejabat mendapatkan keistimewaan yang tidak semestinya.

Isu ini semakin menguat seiring dengan sejumlah rekaman video yang beredar di media sosial, memperlihatkan mobil dinas maupun iring-iringan pejabat melintas menggunakan sirine tanpa alasan mendesak. Kondisi tersebut memantik perdebatan: di satu sisi ada kebutuhan efisiensi waktu dan protokol pengawalan, sementara di sisi lain muncul kritik soal kepatutan dan rasa keadilan di jalan raya.

Menyikapi hal itu, Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi mengeluarkan imbauan resmi kepada pejabat negara. Ia menekankan pentingnya menghormati aturan perundang-undangan dan mengedepankan kepatutan dalam berkendara, baik saat menggunakan mobil dinas maupun saat mendapatkan pengawalan. Menurutnya, keberadaan sirine bukanlah alat untuk dipakai semena-mena.

Baca Juga: Penampakan Honda Winner R 2025, Motor Underbone dengan Desain ala Fireblade 1000RR

Ketegasan Pemerintah Soal Aturan

Dalam keterangan resminya, Prasetyo Hadi menegaskan bahwa pejabat negara harus menjadi contoh dalam berlalu lintas. Ia mengingatkan bahwa Presiden Prabowo Subianto sendiri dalam beberapa kesempatan memilih tidak menggunakan fasilitas sirine. Presiden bahkan disebut kerap ikut berhenti di lampu merah atau terjebak macet, kecuali jika ada kondisi mendesak. “Semangatnya adalah keteladanan. Kita ingin menunjukkan bahwa aturan berlaku untuk semua,” ujarnya.

Kementerian Sekretariat Negara juga telah mengeluarkan surat edaran agar seluruh pejabat menaati aturan terkait penggunaan sirine dan pengawalan. Surat tersebut menegaskan agar fasilitas hanya digunakan sesuai ketentuan, sebagaimana tercantum dalam Pasal 135 Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009. Pasal ini mengatur bahwa penggunaan sirine sah untuk kendaraan darurat seperti ambulans, mobil pemadam kebakaran, kendaraan jenazah, serta pengawalan tamu negara.

Langkah serupa diambil Kepolisian RI. Kepala Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri, Inspektur Jenderal Polisi Agus Suryonugroho, memutuskan membekukan sementara penggunaan sirine dan rotator di jalan raya. Meski begitu, pengawalan terhadap pejabat tertentu tetap dilakukan sesuai kebutuhan, hanya saja dengan pendekatan yang lebih proporsional tanpa mengutamakan bunyi sirine sebagai prioritas.

Respons Publik dan Tantangan Implementasi

Gerakan “Setop Tot, Tot, Wuk, Wuk” menjadi simbol protes masyarakat terhadap praktik penggunaan sirine yang dianggap berlebihan. Dukungan terhadap gerakan ini merefleksikan keresahan publik atas ketidakadilan di jalan raya. Bagi sebagian pengguna jalan, sirine pejabat sering kali dipandang bukan lagi sebagai instrumen keselamatan, melainkan simbol kesenjangan.

Di sisi lain, ada pula pandangan bahwa penggunaan sirine dalam situasi tertentu tetap diperlukan, terutama untuk alasan keamanan dan efektivitas mobilitas pejabat negara. Kehadiran pengawalan dinilai penting agar agenda kenegaraan berjalan lancar, terlebih di kota besar seperti Jakarta dengan lalu lintas yang padat. Dalam konteks ini, tantangannya adalah bagaimana menyeimbangkan kebutuhan protokoler dengan kepentingan umum.

Kedepannya, implementasi kebijakan ini akan menjadi ujian nyata. Pemerintah dan aparat penegak hukum dituntut konsisten dalam mengawasi penggunaan sirine di lapangan. Publik pun akan terus mengawasi apakah pejabat benar-benar memberi teladan atau justru kembali memanfaatkan fasilitas tersebut secara semena-mena. Pada akhirnya, isu sirine ini bukan hanya soal aturan, melainkan juga tentang kepercayaan dan rasa adil di ruang publik.

Headline Motor News Otomotif Roda 2 voorijder
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticlePenampakan Honda Winner R 2025, Motor Underbone dengan Desain ala Fireblade 1000RR
Next Article Astra Group Bidik Pertumbuhan Baru di Tengah Tekanan Industri Otomotif
Christopher Louis
  • Instagram

Writer at OtoDiva.id & Gizmologi.id | Petrol Head | Motorsports Freak

Related Posts

Wadahi Kreativitas Pemilik, JAECOO Luncurkan Genuine Body Kit Resmi untuk J5 EV

27 September 2026 9:31 pm

Dukung Gaya Hidup Sehat, Leapmotor C10 Jadi Pemandu Resmi ASICS Jakarta Speed Race 2026

27 September 2026 9:26 pm

PETRONAS Syntium Baru Hadir, Bawa Teknologi Para Balap

26 September 2026 7:42 pm
Leave A Reply Cancel Reply

RSS feed: GadgetDIVA GadgetDIVA
  • GEBUK JUDOL Ronde 3 Ajak Warga Lawan Judi Online
  • Bawa Pengalaman Bioskop ke Rumah, Signify Rilis Philips Smart Lighting TV Sync di Indonesia
  • Permudah Rencana Liburan, Airbnb Perkenalkan Fitur AI Baru dan Perluas Airbnb Services
  • WhatsApp Hadirkan Fitur Kendali Orang Tua untuk Remaja
  • Lenovo Perkuat Kolaborasi dengan DreamWorks Animation, Dukung Produksi Film Animasi Forgotten Island
© 2026 Otodiva, Online media for ladies auto enthusiast. Powered by PT Konten Cipta Kreatif.
  • Home
  • Tentang Otodiva
  • Tim Redaksi
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Ad Blocker Enabled?
Ad Blocker Enabled?
Iklan membantu Otodiva untuk terus menghadirkan konten berkualitas. Dukung kami dengan menonaktifkan Adblocker.