Jakarta, OtoDiva – Honda resmi memperkenalkan New Honda WR-V di IIMS 2026 sebagai penyegaran untuk lini SUV entry-level mereka. Fokus utamanya cukup jelas, menawarkan tampilan yang lebih segar, fitur yang makin relevan dengan kebutuhan harian, serta penyesuaian harga agar lebih kompetitif bagi konsumen yang baru pertama kali masuk ke segmen SUV.
Pendekatan ini masuk akal mengingat pasar SUV kompak di Indonesia semakin padat. Konsumen muda kini tidak hanya melihat desain, tetapi juga konektivitas, kemudahan penggunaan, dan value yang terasa nyata dalam pemakaian sehari-hari. Honda mencoba menjawab kebutuhan itu lewat pembaruan yang cukup terasa di atas kertas.
Meski begitu, penyegaran ini juga memperlihatkan posisi WR-V yang tetap bermain aman. Tidak ada lompatan besar dari sisi teknis, dan sebagian fitur unggulan masih dikunci di varian atas. Artinya, peningkatan ada, tetapi tetap dengan kompromi khas segmen entry SUV.
Baca Juga: IIMS 2026 Perluas Skala Pameran dengan Pendekatan Gaya Hidup dan Teknologi
Fitur Lebih Relevan untuk Mobilitas Urban
Salah satu pembaruan utama New Honda WR-V ada pada sektor interior dan konektivitas. Layar display audio 10,25 inci kini hadir di seluruh varian, lengkap dengan wireless smartphone connection dan port USB-C di baris depan. Ini menjawab kebutuhan pengguna yang makin bergantung pada ponsel untuk navigasi dan hiburan.
Untuk varian RS ke atas, Honda menambahkan paddle shift yang memberi kontrol lebih saat berkendara, sementara wireless charger hadir di varian tertinggi. Secara fungsional, fitur-fitur ini membuat WR-V terasa lebih modern dan tidak tertinggal dari rival di kelasnya.
Namun, peningkatan ini juga menunjukkan batas strategi Honda. Fitur kenyamanan dan driving engagement yang lebih lengkap tetap menjadi pembeda varian, bukan standar. Bagi konsumen yang memilih varian E, pengalaman berkendara tetap sederhana meski tampilannya sudah diperbarui.
Value Menarik, tapi Bukan Tanpa Kompromi
Dari sisi harga, Honda melakukan reposisi yang cukup agresif. Dengan banderol mulai Rp284 jutaan hingga Rp321 jutaan untuk varian tertinggi, WR-V kini lebih mudah dijangkau first-time SUV buyer yang naik kelas dari hatchback atau sedan entry-level.
Varian RS with Honda Sensing menjadi opsi paling lengkap, terutama dengan kehadiran fitur keselamatan aktif yang relevan untuk penggunaan harian di lalu lintas perkotaan. Ini nilai tambah yang signifikan, terutama bagi pengguna muda dengan mobilitas tinggi.
Namun, tetap perlu dicatat bahwa secara performa dan karakter, WR-V tidak berubah drastis. Mesin dan platform masih mengandalkan formula lama Honda yang terkenal halus dan efisien, tapi kurang menggugah bagi mereka yang mencari sensasi berkendara lebih.
New Honda WR-V pada akhirnya adalah penyegaran yang realistis. Lebih matang, lebih lengkap, dan lebih kompetitif, tetapi tetap bermain aman. Cocok untuk pemula di segmen SUV, meski bukan yang paling berani di kelasnya.
