Ajang pameran otomotif GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026 menjadi panggung utama bagi OMODA & JAECOO untuk menegaskan kembali komitmen jangka panjang mereka dalam memelopori era mobilitas cerdas. Melalui partisipasi aktif ini, pabrikan otomotif tersebut terus mendorong batas inovasi guna memberikan pengalaman berkendara yang semakin mutakhir bagi masyarakat modern.
Momen krusial terjadi pada Kamis, 30 Juli 2026, ketika OMODA & JAECOO secara resmi memperkenalkan fitur Super Intelligent Valet Parking (SIVP). Teknologi canggih ini disematkan secara khusus pada model JAECOO J7 SHS-P SIVP sebagai langkah nyata dalam menjawab berbagai kompleksitas serta tantangan berkendara di kawasan perkotaan yang terus berkembang pesat.
Dinamika mobilitas perkotaan di Indonesia saat ini dihadapkan pada tingkat kepadatan lalu lintas yang tinggi serta keterbatasan lahan parkir di berbagai pusat aktivitas. Kondisi ini sering kali menambah beban stres bagi para pengemudi, sehingga hadirnya JAECOO J7 SHS-P SIVP dirancang untuk menjadi solusi cerdas yang membuat proses berkendara, khususnya urusan memarkirkan kendaraan, menjadi jauh lebih aman dan praktis.
Filosfi di balik pengembangan fitur ini ditegaskan oleh Jim Ma selaku Business Unit Director OMODA & JAECOO Indonesia. Beliau mengungkapkan bahwa preferensi konsumen kini telah bergeser; pengguna tidak hanya mencari mobil berteknologi tinggi, tetapi juga membutuhkan solusi konkret yang sanggup menyelesaikan kendala harian mereka secara intuitif berbasis kebutuhan nyata.
Secara teknis, inovasi SIVP mengusung pilar utama bertajuk “Come to You, Park for You” yang mengombinasikan dua fungsi otomatisasi canggih. Fitur smart parking memungkinkan kendaraan mencari dan menempati ruang parkir secara mandiri, sementara fitur smart summon memberikan kemudahan bagi pemilik untuk memanggil mobil agar datang menghampiri lokasi penjemputan secara otomatis.
Peluncuran teknologi SIVP di Indonesia mencatatkan sejarah penting karena dilakukan secara perdana di tingkat global (global launch). Langkah strategis ini mempertegas posisi Indonesia sebagai pasar prioritas bagi OMODA & JAECOO, sebelum nantinya teknologi yang sama akan diekspansi ke beberapa negara lain seperti Uni Emirat Arab, Arab Saudi, Qatar, hingga Thailand.
Keandalan sistem otonom ini didukung oleh infrastruktur teknologi intelligent driving yang sangat komprehensif, mencakup integrasi 27 sensor dan kamera di sekujur bodi mobil. Perangkat keras tersebut meliputi 128 channel DTOF LIDAR, millimeter-wave radar dengan jangkauan mendeteksi objek hingga 280 meter ke depan dan 200 meter ke samping, serta kamera sudut pandang 540 derajat.
Seluruh data spasial yang ditangkap oleh sensor dan kamera tersebut kemudian diolah secara real-time oleh Intelligent Driving Domain Controller. Unit pemroses pusat ini bertugas menganalisis kondisi lingkungan sekitar secara presisi, sehingga kendaraan sanggup mengambil keputusan manuver parkir yang akurat, mulus, dan terjamin keamanannya tanpa intervensi manusia.
Dalam skenario penggunaan praktis di pusat perbelanjaan, pengemudi dapat langsung turun di area drop-off tanpa harus masuk ke gedung parkir. Mobil kemudian akan bergerak sendiri menyusuri area parkir guna mencari ruang kosong yang tersedia, lalu melakukan proses pemarkiran secara mandiri. Begitu selesai beraktivitas, pengemudi cukup mengakses aplikasi di smartphone untuk memerintahkan mobil datang menjemput ke titik lokasi yang diinginkan.
Penerapan teknologi ini akan direalisasikan secara bertahap mulai Oktober 2026 di 40 lokasi strategis, sebelum diperluas hingga mencakup lebih dari 60 titik fasilitas publik dan perkantoran pada akhir tahun 2026. Bersamaan dengan dibukanya keran pemesanan unit di GIIAS 2026, pihak manajemen menjamin bahwa jangkauan area parkir yang mendukung SIVP akan terus ditambah dan diperbarui secara berkala melalui pembaruan perangkat lunak Over-The-Air (OTA).
