PT Krama Yudha Tiga Berlian Motors (KTB) memanfaatkan pameran GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026 untuk mengumumkan peluncuran ekosistem layanan Next Generation Zero Down Time (ZDT). Langkah ini diambil untuk menjawab tantangan di industri logistik dan niaga Tanah Air, tempat kelancaran armada menjadi kunci keberlangsungan bisnis. Mitsubishi Fuso berupaya mencegah risiko kerugian finansial akibat berhentinya unit operasional konsumen.
Layanan ZDT sendiri sebenarnya telah diperkenalkan sejak 2015. Seiring berjalannya waktu, konsep ini bertransformasi dari sekadar perbaikan darurat menjadi jaminan purnajual menyeluruh yang didukung teknologi modern. Pada versi terbarunya, sistem telematika Runner diintegrasikan guna memantau kondisi armada secara riil sehingga potensi gangguan dapat dideteksi lebih awal untuk menekan Total Cost of Ownership (TCO).
Penguatan ekosistem purnajual ini juga diwujudkan melalui penempatan konsultan teknis langsung di lokasi konsumen skala besar (fleet). Selain itu, penyebaran stok suku cadang diperluas ke berbagai kawasan industri utama. Transparansi durasi perawatan kendaraan turut ditingkatkan lewat pemanfaatan fitur pemantauan lokasi berbasis Geofence Clock In & Clock Out.
Seluruh keunggulan teknologi tersebut disokong oleh jangkauan jaringan servis Mitsubishi Fuso yang luas di berbagai daerah Indonesia. Dukungan fasilitas ini mencakup 19 lokasi bengkel yang siaga selama 24 jam penuh sepanjang tahun, ketersediaan 135 unit Mobile Workshop Service (MWS) untuk perbaikan bergerak, serta keberadaan 22 Parts Depo demi kelancaran pasokan suku cadang.
Sebagai strategi menjaga loyalitas pelanggan, Mitsubishi Fuso menghadirkan skema dukungan dinamis melalui program ASS Tailor-Made. Pendekatan ini memungkinkan fleksibilitas penyesuaian layanan sesuai dengan profil dan kebutuhan tiap unit usaha konsumen di lapangan.
Implementasi program fleksibel tersebut mencakup kemitraan dalam menyelaraskan standar fasilitas bengkel internal milik konsumen dengan standar resmi pabrikan. Di samping itu, penyediaan fasilitas pembersihan sistem bahan bakar juga disiapkan guna mengantisipasi penerapan regulasi penggunaan bahan bakar nabati B50 pada masa mendatang.
Sales and Marketing Director PT KTB, Aji Jaya, menegaskan bahwa konsep ZDT merupakan standar baru untuk memberikan kepastian operasional bagi para pengusaha. Kombinasi antara keahlian tenaga mekanik, luasnya jaringan purnajual, serta kecerdasan sistem telematika diharapkan dapat memperkuat posisi perusahaan sebagai mitra utama armada niaga di era digital.
Sebagai pelengkap komitmen tersebut pada tahun 2026, dua fasilitas FUSO Service Center baru resmi dioperasikan langsung di area terpencil dekat wilayah perkebunan dan pertambangan. Keberadaan unit layanan on-site ini memungkinkan perbaikan teknis dilakukan secara cepat di lokasi tanpa perlu membawa armada menempuh perjalanan jauh ke luar area kerja.
