Close Menu
Otodiva
  • Our Family:
  • Gadgetdiva
  • Traveldiva
  • Gizmologi
Facebook X (Twitter) Instagram
  • Our Family:
  • Gadgetdiva
  • Traveldiva
  • Gizmologi
Minggu, 26 Juli 2026 2:30 pm
Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest YouTube
Otodiva
  • HOME
  • NEWS

    Hyundai dan Epic Games Hadirkan Turnamen Virtual Berhadiah Eksklusif Piala Dunia

    24 Juli 2026 6:30 am

    ACC dan TAF Bidik Transaksi Besar di GIIAS 2026 Lewat Program Tebus Hemat Rp6,9 Juta

    23 Juli 2026 9:51 pm

    Strategi Mitsubishi Kejar Penjualan Xforce HEV, Bidik 1.000 Unit Awal

    18 Juli 2026 4:38 pm

    Makin Nyaman dan Senyap: Ini Pengalaman Test Drive Mitsubishi New Xforce HEV

    18 Juli 2026 3:45 pm

    Tembus Pasar Internasional, iCAR V23 Jadi SUV Listrik Paling Laris di Berbagai Negara

    18 Juli 2026 3:14 pm
  • RODA 4
  • RODA 2
  • Tips
  • Bahasa Indonesia
    • Bahasa Indonesia
    • English
    • Indonesia
    • Chinese
    • Japan
Otodiva
You are at:Home»News»Alasan Wing Menghentikan Sejenak Pengiriman Barang Menggunakan Drone
News

Alasan Wing Menghentikan Sejenak Pengiriman Barang Menggunakan Drone

firdaBy firda8 Oktober 2021 5:56 pmTidak ada komentar2 Mins Read
Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Layanan drone pesan antar pertama Wing, akhirnya diluncurkan di Australia, setelah uji terbang berlangsung selama satu tahun. Wing adalah merek drone milik Google, yang juga dimiliki oleh perusahan induknya, Alphabet. Drone ini menawarkan layanan pengantaran makanan, kopi, dan obat-obatan ke sekitar 100 rumah di Canberra. Drone sudah diuji coba di Australia sejak 2014, tetapi para penduduk sekitar memprotes karena suara berisik dari drone tersebut. Google Wing telah melayani pengiriman 10 ribu gelas kopi, 2.700 sushi rolls, 1.000 roti, dan 1.200 ayam panggang.

Drone Wing merupakan sejenis drone hybrid yang mampu terbang di ketinggian sekitar 45 meter (100 kaki). Drone itu bisa membawa paket kecil hingga paket dengan berat sekitar 1,2 kilogram atau hanya di bawah 3 pon. Sementara jaraknya, drone ini bisa mengirimkan paket dalam radius sekitar enam mil, dengan pengiriman dalam waktu kurang dari enam menit. Setelah sampai di lokasi pengiriman, drone tidak benar-benar mendarat, tetapi turun ke sekitar tujuh meter atau 23 kaki, lalu menurunkan dan melepaskan paket secara otomatis.

Namun, saat ini Wing terpaksa menghentikan sejenak pengiriman barang menggunakan drone di Australia. Hal ini dikarenakan, adanya serangan berulang dan terus-menerus oleh burung gagak dan burung besar lainnya. Australia telah menjadi salah satu pelopor dalam penggunaan drone dan bahkan berencana untuk menggunakan quadcopters tak berawak untuk mendeteksi kasus COVID-19, sebelum masalah privasi mengakhiri inisiatif itu. Drone Wing berkali-kali diserang oleh burung gagak saat drone terbang ke lokasi pengiriman. Warbler, elang, dan burung besar lainnya juga menyerang quadcopters. Dengan terjadinya hal tersebut, yang memaksa perusahaan untuk menangguhkan operasinya untuk pelanggan tertentu. Tidak diketahui alasan mengapa burung bereaksi seperti ini, tetapi laporan tersebut menunjukkan bahwa salah satu hasilnya adalah perilaku teritorial selama musim semi bersarang. Konflik antara burung dan drone bukanlah hal baru dan operator drone yang hobi telah berurusan dengan serangan burung untuk waktu yang lama. Startup pengiriman drone seperti Wing sudah berurusan dengan undang-undang yang menyesakkan dan badan pengatur yang mengkhawatirkan dan melarangnya di banyak negara, termasuk sebagian besar Amerika Serikat.

Baca Juga, Intip Taksi Terbang Ehang 2016 Yang Sudah Resmi Diluncurkan

Drone Headline Mengirim Barang Pakai Drone Teknologi Wing
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticleHonda Kenalkan Berbagai Inisiatif di Area Baru dengan Memanfaatkan Teknologi Utama
Next Article Simak! Tips Mudah Untuk Membawa Sepeda Dengan Mobil
firda

Related Posts

Mengemudi Bebas Cemas, Intip Rahasia Teknologi Proteksi Aktif dan Pasif Hyundai STARGAZER

24 Juli 2026 6:32 am

Hyundai dan Epic Games Hadirkan Turnamen Virtual Berhadiah Eksklusif Piala Dunia

24 Juli 2026 6:30 am

ACC dan TAF Bidik Transaksi Besar di GIIAS 2026 Lewat Program Tebus Hemat Rp6,9 Juta

23 Juli 2026 9:51 pm
Leave A Reply Cancel Reply

RSS GadgetDIVA
  • Nostalgia Nokia Lumia Lahir Kembali! HP Mungil HMD Touch AI Resmi Meluncur,
  • Bocoran Moto Pad 70: Layar Jumbo 2.5K, Baterai Monster
  • Mengusung Warna Oranye Ikonis, Casio Resmi Luncurkan Jam Tangan G-Shock Edisi Terbatas!
  • Ugreen Max5s Resmi Rilis: Headphone Noise Cancelling 112 Jam & Fitur AI Penerjemah, Cuma Rp300 Ribuan!
  • Lenovo Rilis Monitor Gaming 280Hz Cuma 1 Jutaan, Panel IPS 27 Inci Bikin Tergiur!
© 2026 Otodiva, Online media for ladies auto enthusiast. Powered by PT Konten Cipta Kreatif.
  • Home
  • Tentang Otodiva
  • Tim Redaksi
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Ad Blocker Enabled?
Ad Blocker Enabled?
Iklan membantu Otodiva untuk terus menghadirkan konten berkualitas. Dukung kami dengan menonaktifkan Adblocker.