Close Menu
Otodiva
  • Our Family:
  • Gadgetdiva
  • Traveldiva
  • Gizmologi
Facebook X (Twitter) Instagram
  • Our Family:
  • Gadgetdiva
  • Traveldiva
  • Gizmologi
Sabtu, 12 September 2026 6:36 pm
Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest YouTube
Otodiva
  • HOME
  • NEWS

    Dibintangi Bintang Hollywood, Film Maserati: The Brothers Siap Potret Sejarah Rivalitas Mobil Sport

    7 September 2026 4:21 pm

    Dari Navigasi EV hingga Audio Spasial, Tren Teknologi Digital yang Mengubah Gaya Hidup Modern

    7 September 2026 4:14 pm

    Dorong Kesetaraan Gender, Hyundai Motor India Bidik 20 Persen Eksekutif Perempuan pada 2030

    7 September 2026 4:07 pm

    Luhut Dorong BYD Bangun Ekosistem Industri EV di RI

    3 September 2026 2:16 pm

    BYD Perkuat Manufaktur, Indonesia Bidik Basis Ekspor Mobil Listrik

    3 September 2026 12:22 pm
  • RODA 4
  • RODA 2
  • Tips
  • Bahasa Indonesia
    • Bahasa Indonesia
    • English
    • Indonesia
    • Chinese
    • Japan
Otodiva
You are at:Home»News»Ini Dia 5 Masalah Mobil yang Kerap Terjadi di Musim Hujan!
News

Ini Dia 5 Masalah Mobil yang Kerap Terjadi di Musim Hujan!

firdaBy firda27 Februari 2024 10:00 pmTidak ada komentar4 Mins Read
Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

OTODIVA — Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengumumkan Februari masih merupakan puncak musim hujan dengan intensitas curah hujan berkisar sedang hingga tinggi. Kondisi ini juga dapat berdampak pada kendaraan sehingga lebih rentan terhadap suhu lembab dan jalan licin.

Hankook Tire, produsen ban global asal Korea, mengingatkan kita bahwa musim hujan tidak hanya membutuhkan keterampilan berkendara yang kompeten, tetapi juga kondisi kendaraan yang prima dengan perawatan tambahan secara berkala. Selanjutnya pelajari permasalahan yang sering terjadi pada mobil saat musim hujan dan cara mengatasinya. Berikut ini dia 5 masalah mobil yang kerap terjadi pada musim hujan:

1. Wiper mobil tidak berfungsi
Beberapa faktor dapat menyebabkan wiper mati, mulai dari karet yang sudah aus, sistem engkol yang kotor, hingga kabel penggerak yang sudah usang. Agar terhindar dari situasi wiper kendaraan tidak berfungsi secara optimal, Anda dapat melakukan beberapa langkah seperti periksa kondisi wiper secara rutin terutama sebelum musim hujan, ganti sekring wiper dengan yang baru jika diperlukan, gunakan air wiper yang berkualitas dan sesuai dengan spesifikasi mobil, lalu ganti karet wiper secara berkala, biasanya setiap enam bulan sekali.

2. Aki mobil mati
Suhu udara yang lebih rendah serta kelembaban yang meningkat dapat menyebabkan aki bekerja dua kali lipat, terutama saat menghidupkan mesin. Komponen mobil seperti lampu kabut, unit AC, sound system dan wiper juga mengkonsumsi lebih banyak tenaga dari aki, yang mengakibatkan kapasitasnya berkurang drastis. Cek aki mobil sebelum berkendara, terutama jika akan melakukan perjalanan ke luar kota. Batasi penggunaan aki jika sudah berusia 2-3 tahun atau sudah menempuh jarak 50.000 KM.

3. Kaca mobil berembun
Cuaca dingin dan hujan seringkali menyebabkan embun terbentuk di kaca. Penyebab lainnya adalah kelembaban dalam kabin mobil karena paparan partikel air dari pendinginan udara AC. Sebelum mengganggu visibilitas dan keamanan berkendara, lakukan service AC tiap tiga bulan sekali untuk mencegah proses pengembunan. Manfaatkan fitur resirkulasi pada mobil untuk mengalirkan udara dari luar ke dalam tanpa mengubah suhu AC, sehingga mencegah perbedaan suhu yang dapat menyebabkan embun terbentuk di kaca mobil.

4. Rem tidak pakem
Ketika berkendara di atas permukaan jalan yang basah, sistem pengereman mungkin menjadi kurang responsif. Air yang terjebak di antara kampas rem dan cakramnya dapat mengganggu kontak antara kedua komponen tersebut. Untuk menghindari kondisi tersebut, pengendara disarankan melakukan perawatan secara rutin untuk memeriksa kondisi minyak rem dan menggantinya, terutama jika mobil sudah mencapai 40,000 kilometer.

Selain itu, ban yang sudah aus juga dapat mengurangi traksi sehingga membuat mobil sulit berhenti dalam kecepatan tinggi. Pada ban sudah terdapat simbol Tread Wear Indicator (TWI) untuk membantu pengendara mengukur batas keausan yang diperbolehkan. Jika kembang ban telah mencapai segitiga TWI, sebaiknya segera mengganti ban.

5. Risiko mengalami aquaplaning
Aquaplaning adalah kondisi ketika ban mobil kehilangan kontak dengan aspal karena genangan air, mengakibatkan hilangnya traksi dan ketidakstabilan kendaraan. Hal ini disebabkan oleh ketebalan genangan air dan kecepatan mobil yang tinggi, yang membuat alur ban tidak mampu mengalirkan air dengan efektif. Untuk mencegah aquaplaning, hindari kecepatan di atas 60 km/jam saat hujan. Pastikan juga kondisi ban tidak botak, karena hal ini dapat mengakibatkan ban tidak mampu melakukan pembuangan air dan menyulitkan pengereman, sehingga mobil kehilangan kendali.
National Sales Manager PCR (Passenger Car Radial) PT. Hankook Tire Sales Indonesia, Apriyanto Yuwono menjelaskan bahwa ban Hankook memiliki kualitas yang meningkatkan keamanan berkendara. “Salah satu jenis ban unggulan kami, Ventus Prime 4, terdapat teknologi evakuasi air yang sangat baik dengan arah melintang. Teknologi ini membantu mencegah aquaplaning dengan peningkatan sistem pembuangan air. Sebagai ban Ultra High Performance, Ventus Prime 4 juga dilengkapi dengan teknologi senyawa kompon (High Mileage Compound) yang mampu meningkatkan jarak tempuh. Teknologi ini memperbaiki fungsi bahan polimer dengan ikatan kimia yang lebih kuat antara bahan polimer dan filter untuk menghasilkan hambatan gulir yang rendah. Matriks senyawa ini memiliki ikatan yang sangat kuat dengan bahan silika di dalamnya sehingga meningkatkan performa di jalan basah dan mengurangi keausan. Hal ini membuat mobil lebih terkendali, terutama saat berkendara di jalanan basah.” ujar Apri.

Ventus Prime 4 juga dilengkapi teknologi knurling untuk mengurangi kebisingan, dengan menerapkan pola dinding ruang anechoic untuk menciptakan lingkungan dengan kebisingan yang lebih rendah.

“Ban Ventus Prime 4 telah tersedia di Indonesia sejak Desember 2023 dan tersedia di jaringan Hankook Master serta toko langganan Anda di berbagai kota di Indonesia. Pengendara juga dapat berkonsultasi mengenai kondisi kendaraan mereka dengan tim kami yang berpengalaman untuk memberikan rekomendasi perawatan sesuai dengan jenis dan kebutuhan kendaraan pelanggan.” tutup Apri.

Headline Masalah Mobil mobil Musim Hujan Roda 4
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous Article5 Keunggulan yang Buat Konsumen Tertarik dengan MG 4 EV
Next Article MG Motor Indonesia Sabet Dua Trofi Bergengsi di IIMS 2024
firda

Related Posts

Perkuat Tren Gaya Hidup Rendah Karbon, Acer Perkenalkan e-Scooter Predator ES Thunder Pro

8 September 2026 5:28 pm

Dibintangi Bintang Hollywood, Film Maserati: The Brothers Siap Potret Sejarah Rivalitas Mobil Sport

7 September 2026 4:21 pm

Dari Navigasi EV hingga Audio Spasial, Tren Teknologi Digital yang Mengubah Gaya Hidup Modern

7 September 2026 4:14 pm
Leave A Reply Cancel Reply

RSS feed: GadgetDIVA GadgetDIVA
  • Huawei Smart Screen S7 RGB Resmi Pre-Order, Bawa RGB-MiniLED dan Refresh Rate 300Hz
  • Google Resmi Rilis Aplikasi Gemini untuk Windows, Bisa Diakses Langsung dengan Alt + Space
  • Siri AI Apple Bakal Bisa Bahasa Jepang hingga Korea Mulai Oktober 2026
  • Bocoran Samsung Galaxy Buds On Earbud Clip-On Canggih Terbaru
  • Penjualan Huawei Pura X View Tembus 180 Ribu Unit Hari Pertama
© 2026 Otodiva, Online media for ladies auto enthusiast. Powered by PT Konten Cipta Kreatif.
  • Home
  • Tentang Otodiva
  • Tim Redaksi
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Ad Blocker Enabled?
Ad Blocker Enabled?
Iklan membantu Otodiva untuk terus menghadirkan konten berkualitas. Dukung kami dengan menonaktifkan Adblocker.