ジャカルタ, Otodiva – Indonesia International Motor Show (IIMS) 2026 kembali mencoba memperluas perannya, bukan hanya sebagai ajang pameran otomotif, tetapi juga sebagai ruang kolaborasi ekonomi kreatif dan UMKM. Tahun ini, dukungan tersebut terlihat cukup konkret lewat kehadiran area khusus UMKM di Gambir Expo Area Energized by Pertamina.
Langkah ini menegaskan arah baru IIMS yang tidak lagi melulu bicara soal kendaraan dan teknologi otomotif. Di tengah industri otomotif yang makin kompetitif dan menantang, IIMS ingin menempatkan dirinya sebagai platform yang relevan dengan ekosistem ekonomi yang lebih luas.
しかし, di balik niat baik tersebut, muncul pertanyaan penting. Sejauh mana keterlibatan UMKM ini benar-benar berdampak jangka panjang, dan bukan sekadar pelengkap untuk menambah keramaian pameran?
また読んでください: IIMS 2026: マツダCX-60スポーツ発売, 市場イメージと現実のバランサーとなる
UMKM Jadi Bagian dari Pengalaman Pengunjung
Tahun ini, Gambir Expo Area tidak hanya diisi oleh brand aftermarket otomotif, tetapi juga deretan UMKM makanan dan minuman. Mulai dari brand populer seperti Burger Bangor dan Bakmi Sedjuk, hingga kuliner khas daerah seperti kerak telor dan jajanan UMKM lokal, semuanya disatukan dalam satu area yang mudah diakses pengunjung.
Pendekatan ini jelas menguntungkan dari sisi pengalaman. Pengunjung tidak perlu keluar area pameran untuk mencari konsumsi, sementara pelaku UMKM mendapat eksposur langsung ke ratusan ribu pengunjung IIMS. Dari sisi traffic, ini adalah peluang yang sulit didapat di luar pameran berskala besar seperti IIMS.
しかし, tantangannya ada pada keberlanjutan. Tanpa skema pendampingan atau lanjutan pasca acara, keterlibatan UMKM berisiko berhenti sebatas transaksi harian selama pameran berlangsung.
Hiburan dan Komunitas, Nilai Tambah yang Relevan
Selain UMKM, IIMS 2026 juga mengandalkan kekuatan komunitas dan hiburan untuk menjaga daya tarik. Program seperti Sunday Morning Ride, PAHAMI Audio Contest, hingga atraksi drifting, gokart, dan electric karting memberi warna yang berbeda dibanding pameran otomotif konvensional.
一方で, kehadiran konser IIMS Infinite Live dengan nama besar seperti Tulus, hingga jadwal lanjutan Superman Is Dead dan The Jansen, memperkuat citra IIMS sebagai event lifestyle. Ini efektif menarik audiens non-otomotif, termasuk keluarga dan generasi muda.
それでも, tantangan ke depan adalah menjaga keseimbangan. Terlalu banyak hiburan berisiko mengaburkan fokus utama sebagai pameran otomotif. IIMS 2026 sudah melangkah ke arah yang lebih inklusif, tetapi konsistensi konsep dan dampak nyata bagi UMKM akan menjadi tolok ukur keberhasilannya, bukan sekadar kemeriahan acara.
