尽管电动摩托车没有像汽油摩托车那样的排气装置,但它们很容易进水, 这并不意味着这辆摩托车在经过洪水时可以完全安全地使用. Ada sejumlah risiko yang tetap perlu diperhatikan, terutama terkait komponen kelistrikan.
Yannes Martinus Pasaribu, pakar otomotif dari Institut Teknologi Bandung, menyatakan bahwa batas aman ketinggian air yang bisa dilalui motor listrik hanya sekitar 20 直到 30 cm—setara dengan tinggi dek pijakan kaki atau as roda. 据他说, risiko kerusakan akan meningkat signifikan jika air menyentuh komponen vital seperti baterai.
与之一致, Sony Susmana dari Safety Defensive Consultant Indonesia juga menegaskan bahwa genangan air setinggi 20 cm masih bisa dilalui, namun pengendara harus tetap waspada. Permukaan genangan yang tampak dangkal sering kali menipu, karena kedalaman sebenarnya bisa lebih tinggi dan membahayakan.
Yannes menyarankan agar pengguna motor listrik sebisa mungkin menghindari jalur yang tergenang air, terutama yang memiliki arus deras. Jika memang harus melewati genangan, disarankan untuk berkendara perlahan dan memastikan air tidak melebihi dek pijakan kaki.
Apabila kendaraan terseret arus, pengendara sebaiknya segera mematikan motor dan memindahkannya ke tempat yang lebih aman. 除此之外, port pengisian daya harus selalu tertutup rapat agar air tidak masuk ke dalam sistem kelistrikan.
Pengisian ulang baterai juga sebaiknya tidak dilakukan saat motor dalam kondisi basah. Hal ini penting karena baterai jenis lithium-ion, LFP, dan NiMH sangat rentan terhadap kelembapan yang dapat memicu korsleting atau kerusakan.
为了增加安全性, Yannes menyarankan agar konsumen memilih motor listrik yang telah bersertifikasi IP67. Sertifikasi ini menunjukkan ketahanan maksimal terhadap debu (angka 6) dan ketahanan terhadap air hingga kedalaman 1 meter selama 30 分钟 (angka 7).
最终的, penting bagi konsumen untuk selalu mengecek spesifikasi ketahanan air pada motor listrik sebelum membeli. Pilih merek yang menawarkan perlindungan dan garansi pada komponen kelistrikan agar pengguna merasa lebih aman dan tenang saat menghadapi kondisi cuaca ekstrem.
