Close Menu
Otodiva
  • Our Family:
  • Gadgetdiva
  • Traveldiva
  • Gizmologi
Facebook X (Twitter) Instagram
  • Our Family:
  • Gadgetdiva
  • Traveldiva
  • Gizmologi
Kamis, 20 Agustus 2026 7:01 am
Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest YouTube
Otodiva
  • HOME
  • NEWS

    Ofero Stareer 5 Lit Sabet Penghargaan Inspiring Urban Electric Bike 2026

    15 Agustus 2026 7:12 pm

    Mobil Listrik Indonesia, Mana Teknologi yang Paling Tepat?

    7 Agustus 2026 6:41 pm

    Menuju Target Global 2030, Bosch Perkuat Ekosistem Keselamatan Otomotif di GIIAS 2026

    7 Agustus 2026 2:03 pm

    Dorong Standar Keselamatan, Mitsubishi Fuso Beri Sertifikasi 34 Karoseri Nasional

    7 Agustus 2026 2:00 pm

    Sambung Inspirasi di GIIAS 2026, Hyundai Jump School Bekali Pelajar SMK Menuju Perguruan Tinggi

    7 Agustus 2026 1:57 pm
  • RODA 4
  • RODA 2
  • Tips
  • Bahasa Indonesia
    • Bahasa Indonesia
    • English
    • Indonesia
    • Chinese
    • Japan
Otodiva
You are at:Home»News»Penjualan Turun Drastis, Neta Siapkan PHK 400 Karyawan di Thailand
News

Penjualan Turun Drastis, Neta Siapkan PHK 400 Karyawan di Thailand

firdaBy firda28 Desember 2024 12:00 pmTidak ada komentar3 Mins Read
Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Neta
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Otodiva – Produsen mobil listrik asal China, Neta, menghadapi tantangan besar di pasar Thailand. Penurunan penjualan yang signifikan memaksa perusahaan untuk mengambil langkah drastis dengan mempertimbangkan pemutusan hubungan kerja (PHK) terhadap 400 karyawan. Langkah ini menjadi bagian dari efisiensi besar-besaran guna menyeimbangkan kondisi keuangan perusahaan.

Mengutip laporan dari media lokal The Nation, induk perusahaan Neta, Hozon Auto, mencatatkan penurunan penjualan hingga 46% pada periode Januari hingga November 2024 dibandingkan tahun sebelumnya. Sepanjang 2024, Neta hanya berhasil menjual 6.534 unit dari model Neta V, V-II, dan X.

Dampak ini tidak hanya dirasakan di sektor penjualan, tetapi juga memengaruhi operasional pabrik mereka di Thailand. Menurut sumber terpercaya, PHK akan dilakukan di pabrik Neta Auto Thailand, yang saat ini menggunakan fasilitas Bangchan General Assembly di distrik Min Buri, Bangkok, untuk memproduksi kendaraan listrik mereka.

Tekanan Finansial di Balik Keputusan

Hozon Auto dilaporkan tengah mengalami tekanan likuiditas akibat turunnya angka penjualan. Masalah keuangan ini bahkan memaksa perusahaan untuk menghentikan produksi di pabrik mereka di Zhejiang, China. Kebijakan serupa kini mulai merambah operasi di Thailand.

Kerugian bersih yang dialami Neta Auto Thailand juga menjadi salah satu indikator kesulitan finansial yang dihadapi perusahaan. Pada 2023, perusahaan mencatatkan kerugian sebesar 1,8 miliar baht (sekitar Rp 856 miliar), berbanding terbalik dengan laba 80,77 juta baht (Rp 38 miliar) yang mereka kantongi pada 2022.

Dalam lima tahun terakhir sejak didirikan pada 2019, akumulasi pendapatan Neta Auto Thailand mencapai 7,78 miliar baht (Rp 3,7 triliun). Namun, akumulasi kerugian selama periode yang sama mencapai 1,72 miliar baht (Rp 818 miliar).

Upaya Restrukturisasi

Dengan angka kerugian yang terus meningkat, Hozon Auto kini memusatkan perhatian pada langkah restrukturisasi. Selain PHK karyawan, efisiensi juga dilakukan dengan meninjau ulang operasional di pabrik-pabrik mereka. Sementara itu, keberlanjutan operasi di Thailand menjadi tanda tanya besar mengingat tingginya biaya operasional dan lemahnya permintaan pasar.

Keputusan untuk memangkas karyawan sebanyak 400 orang dianggap sebagai langkah yang sulit namun perlu dilakukan demi menjaga keberlanjutan bisnis. Perusahaan diharapkan dapat lebih fleksibel dalam menghadapi kondisi pasar yang menantang.

Tantangan Pasar Mobil Listrik di Thailand

Penurunan penjualan yang dialami Neta mencerminkan dinamika pasar mobil listrik di Thailand yang semakin kompetitif. Kehadiran merek-merek besar lain yang menawarkan teknologi dan harga kompetitif membuat konsumen memiliki lebih banyak pilihan.

Meskipun Neta sempat mencatatkan pertumbuhan di tahun-tahun sebelumnya, penurunan daya beli dan strategi pemasaran yang kurang efektif turut berkontribusi pada anjloknya angka penjualan tahun ini.

Meski dihadapkan pada situasi sulit, Hozon Auto belum menyerah sepenuhnya. Perusahaan terus mengevaluasi strategi bisnis mereka, termasuk potensi memperkenalkan model baru atau meningkatkan efisiensi produksi untuk menekan biaya.

Keberlanjutan bisnis Neta di Thailand akan sangat bergantung pada kemampuan perusahaan untuk beradaptasi dengan kondisi pasar. Konsistensi dalam memberikan nilai tambah kepada konsumen dan inovasi di bidang teknologi mobil listrik dapat menjadi kunci pemulihan.

Langkah-langkah yang diambil saat ini mungkin tampak menyakitkan, tetapi diharapkan mampu memberikan fondasi yang lebih kuat untuk masa depan Neta Auto di pasar internasional, termasuk di Thailand.

efisiensi bisnis Headline kerugian perusahaan Mobil Listrik Neta Auto Neta Thailand pasar Thailand penurunan penjualan PHK karyawan
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous Article7 Tips Efektif Agar Mesin Mobil Tetap Bertenaga dan Bebas Nglitik
Next Article Tesla Pilih Chip Samsung untuk Dorong Performa Komputer Super Dojo
firda

Related Posts

Ofero Stareer 5 Lit Sabet Penghargaan Inspiring Urban Electric Bike 2026

15 Agustus 2026 7:12 pm

Baru Debut, Langsung Juara! IONIQ 9 Sabet Favorite Vehicle – BEV di GIIAS 2026

10 Agustus 2026 1:31 pm

Dominasi GIIAS 2026, Hyundai Stargazer Cartenz Pimpin Penjualan dan Test Drive

10 Agustus 2026 1:29 pm
Leave A Reply Cancel Reply

RSS GadgetDIVA
  • Bocoran HP Layar Lebar Oppo Terungkap: Usung Kamera Super 200MP dan Periskop Flagship!
  • Akhirnya Rilis! Motorola Edge 50 Ultra Resmikan Pembaruan Android 17 Beta, Bawa Fitur Mirip Dynamic Island
  • Air Bebas Kuman dan Baterai Tahan 90 Hari, Xiaomi Rilis Tempat Minum Pintar Hewan Peliharaan Terbaru!
  • Tampilan Makin Mewah! Ini Daftar HP Xiaomi yang Kebagian Efek Soft Light Glass di HyperOS 4
  • Sentuhan Motorsport Klasik! Timex Resmi Rilis Jam Tangan Waterbury Heritage Chronograph
© 2026 Otodiva, Online media for ladies auto enthusiast. Powered by PT Konten Cipta Kreatif.
  • Home
  • Tentang Otodiva
  • Tim Redaksi
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Ad Blocker Enabled?
Ad Blocker Enabled?
Iklan membantu Otodiva untuk terus menghadirkan konten berkualitas. Dukung kami dengan menonaktifkan Adblocker.