Close Menu
Otodiva
  • Our Family:
  • Gadgetdiva
  • Traveldiva
  • Gizmologi
Facebook X (Twitter) Instagram
  • Our Family:
  • Gadgetdiva
  • Traveldiva
  • Gizmologi
Selasa, 11 Agustus 2026 5:17 pm
Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest YouTube
Otodiva
  • HOME
  • NEWS

    Mobil Listrik Indonesia, Mana Teknologi yang Paling Tepat?

    7 Agustus 2026 6:41 pm

    Menuju Target Global 2030, Bosch Perkuat Ekosistem Keselamatan Otomotif di GIIAS 2026

    7 Agustus 2026 2:03 pm

    Dorong Standar Keselamatan, Mitsubishi Fuso Beri Sertifikasi 34 Karoseri Nasional

    7 Agustus 2026 2:00 pm

    Sambung Inspirasi di GIIAS 2026, Hyundai Jump School Bekali Pelajar SMK Menuju Perguruan Tinggi

    7 Agustus 2026 1:57 pm

    Menjamin Operasional Tanpa Henti, Strategi Mitsubishi Fuso Tekan Downtime Armada Niaga

    7 Agustus 2026 1:50 pm
  • RODA 4
  • RODA 2
  • Tips
  • Bahasa Indonesia
    • Bahasa Indonesia
    • English
    • Indonesia
    • Chinese
    • Japan
Otodiva
You are at:Home»Roda 4»Nissan Kurangi Produksi di Tiga Pabrik, Tawarkan Pesangon kepada Karyawan
Roda 4

Nissan Kurangi Produksi di Tiga Pabrik, Tawarkan Pesangon kepada Karyawan

firdaBy firda1 Februari 2025 11:59 pmTidak ada komentar3 Mins Read
Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Nissan
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Nissan Motor mengumumkan akan mengurangi shift produksi di tiga pabriknya di Amerika Serikat. Langkah ini diambil sebagai bagian dari strategi efisiensi global yang ditargetkan dapat menghemat hingga USD 2,6 miliar. Selain itu, Nissan juga menawarkan paket pemisahan sukarela atau pesangon kepada para karyawannya.

Nissan akan memberikan program buyout kepada karyawan yang bekerja di tiga fasilitas produksinya, yaitu pabrik perakitan mobil di Smyrna, Tennessee, pabrik di Canton, Mississippi, dan pabrik mesin di Decherd, Tennessee.

Perubahan besar akan dimulai pada April 2025, ketika Nissan memangkas satu dari dua shift produksi SUV Rogue di Smyrna. Langkah serupa akan diterapkan pada jalur produksi sedan Altima di Canton pada September mendatang.

Meski produksi SUV Rogue di AS dikurangi, model ini tetap diproduksi di pabrik Nissan di Kyushu, Jepang. Fasilitas tersebut merupakan pabrik terbesar Nissan di pasar domestiknya.

Sebelumnya, Reuters melaporkan bahwa Nissan telah memangkas produksi di pabrik Kyushu hingga sepertiga pada Agustus 2024. Hal ini dilakukan sebagai respons terhadap permintaan yang menurun, terutama untuk model-model lama seperti Rogue di pasar Amerika Serikat.

Juru bicara Nissan enggan menyebutkan secara pasti berapa jumlah pekerja yang diharapkan mengambil paket pesangon ini. Namun, laporan dari Nikkei menyebutkan bahwa Nissan mungkin akan mengurangi hingga sekitar 1.500 pekerja di Amerika Serikat sebagai dampak dari keputusan ini.

Nissan Tegaskan Tidak Ada PHK Paksa

Meskipun Nissan mengurangi jumlah tenaga kerja, perusahaan menegaskan bahwa mereka tidak berencana melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) secara paksa.

“Kami tidak berencana melakukan PHK secara paksa,” ujar juru bicara Nissan kepada Reuters, Sabtu (1/2/2025).

Saat ini, Nissan mempekerjakan lebih dari 11.700 orang di ketiga pabriknya di Amerika Serikat. Meskipun ada pengurangan shift dan buyout, Nissan memastikan tidak ada tekanan bagi karyawan untuk keluar dari perusahaan.

Keputusan untuk memangkas produksi dan menawarkan pesangon ini bukan langkah yang diambil secara mendadak. Pada November 2024, Nissan telah mengumumkan rencana untuk memangkas sekitar 9.000 pekerjaan secara global dan mengurangi kapasitas produksi di 25 jalur perakitan. Langkah ini dilakukan sebagai respons terhadap penurunan penjualan, terutama di pasar Amerika Utara dan China.

Selain itu, Nissan dan Honda Motor dikabarkan tengah menjajaki kemungkinan merger. Jika kesepakatan ini terjadi, kedua perusahaan ini akan menjadi grup otomotif terbesar ketiga di dunia, dengan produksi tahunan mencapai 7,4 juta unit kendaraan.

Langkah Nissan dalam mengurangi produksi di tiga pabriknya di Amerika Serikat serta menawarkan pesangon kepada karyawan merupakan strategi efisiensi untuk menghadapi tantangan industri otomotif global. Meskipun ada pengurangan tenaga kerja, Nissan menegaskan bahwa mereka tidak akan melakukan PHK paksa. Keputusan ini juga sejalan dengan upaya perusahaan dalam menjaga stabilitas finansialnya di tengah persaingan pasar yang semakin ketat.

efisiensi bisnis Headline Nissan Pabrik Mobil pesangon PHK karyawan produksi otomotif sedan Altima SUV Rogue
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticleMazda Segera Ganti Logo Setelah 28 Tahun, Ini Alasan di Baliknya!
Next Article Tesla Siap Balikkan Keadaan! Mobil Listrik Murah Segera Meluncur
firda

Related Posts

Baru Debut, Langsung Juara! IONIQ 9 Sabet Favorite Vehicle – BEV di GIIAS 2026

10 Agustus 2026 1:31 pm

Dominasi GIIAS 2026, Hyundai Stargazer Cartenz Pimpin Penjualan dan Test Drive

10 Agustus 2026 1:29 pm

Intip Alasan Hyundai SANTA FE Hybrid Jadi SUV Impian di GIIAS 2026

10 Agustus 2026 1:26 pm
Leave A Reply Cancel Reply

RSS GadgetDIVA
  • Tampil Mewah Tanpa Ganti Baterai: Citizen Rilis Dua Jam Tangan Eco-Drive Kotak Berbahan Safir!
  • Galaxy Watch 9: Si Pintar yang Kompatibel Jadi Teman Hidup Sehatmu
  • Bocor Sebelum Rilis! Intip Desain Mewah dan Kamera 200 MP Motorola Edge 70 Neo
  • Pakai Chipset Jadul tapi OS Masa Depan, Samsung Galaxy A18 Bikin Geleng-Geleng Kepala!
  • Dari Boyolali untuk Dunia, Kisah Peretas Muda Pembobol Celah NASA Dapat Dukungan ITSEC Asia
© 2026 Otodiva, Online media for ladies auto enthusiast. Powered by PT Konten Cipta Kreatif.
  • Home
  • Tentang Otodiva
  • Tim Redaksi
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Ad Blocker Enabled?
Ad Blocker Enabled?
Iklan membantu Otodiva untuk terus menghadirkan konten berkualitas. Dukung kami dengan menonaktifkan Adblocker.