Close Menu
Otodiva
  • Our Family:
  • Gadgetdiva
  • Traveldiva
  • Gizmologi
Facebook X (Twitter) Instagram
  • Our Family:
  • Gadgetdiva
  • Traveldiva
  • Gizmologi
Jumat, 28 Agustus 2026 1:19 pm
Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest YouTube
Otodiva
  • HOME
  • NEWS

    Ofero Stareer 5 Lit Sabet Penghargaan Inspiring Urban Electric Bike 2026

    15 Agustus 2026 7:12 pm

    Mobil Listrik Indonesia, Mana Teknologi yang Paling Tepat?

    7 Agustus 2026 6:41 pm

    Menuju Target Global 2030, Bosch Perkuat Ekosistem Keselamatan Otomotif di GIIAS 2026

    7 Agustus 2026 2:03 pm

    Dorong Standar Keselamatan, Mitsubishi Fuso Beri Sertifikasi 34 Karoseri Nasional

    7 Agustus 2026 2:00 pm

    Sambung Inspirasi di GIIAS 2026, Hyundai Jump School Bekali Pelajar SMK Menuju Perguruan Tinggi

    7 Agustus 2026 1:57 pm
  • RODA 4
  • RODA 2
  • Tips
  • Bahasa Indonesia
    • Bahasa Indonesia
    • English
    • Indonesia
    • Chinese
    • Japan
Otodiva
You are at:Home»Roda 4»Nissan Resmi Hentikan Produksi GT-R R35, Akhir Sebuah Era
Roda 4

Nissan Resmi Hentikan Produksi GT-R R35, Akhir Sebuah Era

Christopher LouisBy Christopher Louis28 Agustus 2025 6:24 pmTidak ada komentar3 Mins Read
Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
gtr r-35
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Jakarta, OtoDiva – Setelah 18 tahun menemani penggemar otomotif, Nissan akhirnya mengumumkan berakhirnya produksi GT-R R35. Mobil yang akrab dijuluki “Godzilla” ini pertama kali lahir dari pabrik Tochigi, Jepang, pada 2007, dan sejak itu menjadi ikon performa tinggi dengan reputasi global. Total, sekitar 48.000 unit telah diproduksi hingga akhirnya edisi terakhir, varian Premium T-Spec berwarna Midnight Purple, resmi dipersembahkan untuk konsumen di Jepang.

Penghentian ini sekaligus menandai akhir dari salah satu supercar Jepang paling berpengaruh. GT-R R35 dikenal bukan hanya karena kecepatan dan teknologi yang dibawanya, tetapi juga karena status kultus yang berhasil ia bangun di kalangan pecinta otomotif. Di balik performa buasnya, ada warisan panjang dari generasi GT-R sebelumnya yang membuatnya selalu mendapat tempat khusus di hati penggemar.

Namun, meski produksi GT-R R35 telah usai, Nissan memastikan bahwa cerita GT-R belum benar-benar berakhir. Pabrikan asal Yokohama itu sudah memberi sinyal kuat bahwa penerusnya, R36, akan hadir di masa depan. Walau begitu, tidak ada kepastian waktu peluncuran, dan konsumen harus bersabar menunggu kelanjutan perjalanan sang legenda.

Baca Juga: Suzuki Swift Sport Final Edition Resmi Meluncur di Malaysia, Bagaimana dengan Indonesia?

Masa Depan GT-R Masih Misterius

Ivan Espinosa, CEO dan Presiden Nissan, menegaskan bahwa penghentian GT-R R35 bukanlah perpisahan selamanya. “Saya ingin mengatakan kepada para penggemar GT-R di seluruh dunia, ini bukanlah selamat tinggal. Kami bertekad agar nama GT-R suatu hari kembali hadir,” ujarnya. Komentar ini memberikan secercah harapan, meski di sisi lain, Espinosa juga mengingatkan bahwa rencana konkret untuk R36 belum difinalisasi.

Optimisme serupa juga pernah disampaikan oleh sejumlah petinggi Nissan lain. Ponz Pandikuthira, Chief Product Planner Nissan USA, mengatakan pada April lalu bahwa “GT-R pasti akan kembali, tanpa keraguan.” Arnaud Charpentier, VP Product Marketing Strategy, bahkan menambahkan bahwa saat ini sudah ada tim yang bekerja menggarap penerus R35. Hal ini memperkuat keyakinan bahwa R36 tetap ada di jalur pengembangan, meski publik harus bersabar lebih lama.

Salah satu arah yang mungkin ditempuh adalah elektrifikasi. Nissan sempat memperlihatkan Hyper Force Concept di Japan Mobility Show 2023. Konsep mobil itu tampil ekstrem dengan tenaga 1.341 hp, baterai solid-state, serta kecepatan puncak hingga 200 mph. Kendati demikian, masih belum jelas apakah GT-R berikutnya akan sepenuhnya listrik atau tetap mempertahankan mesin konvensional untuk satu generasi lagi.

Baca Juga: Suzuki Swift Sport Final Edition Resmi Meluncur di Malaysia, Bagaimana dengan Indonesia?

Tantangan Finansial Bisa Hambat Kehadiran R36

Di balik janji dan harapan tersebut, Nissan saat ini tengah menghadapi masalah finansial serius. Perusahaan tengah menjalankan program restrukturisasi bertajuk “Re:Nissan”, yang meliputi penutupan tujuh pabrik dan pemangkasan 20.000 pekerja di seluruh dunia. Selain itu, Nissan juga berencana memangkas kompleksitas suku cadang hingga 70 persen serta mengurangi jumlah platform dari 13 menjadi tujuh.

Dalam kondisi ini, meluncurkan produk niche seperti supercar berisiko tinggi. Meski GT-R dikenal sebagai halo car yang mampu mengangkat citra merek, kontribusi penjualannya relatif kecil dibandingkan model massal. Dengan keterbatasan sumber daya, fokus utama Nissan saat ini lebih diarahkan pada efisiensi dan keberlanjutan bisnis ketimbang mengembangkan produk khusus yang hanya menjangkau segmen terbatas.

Meski begitu, penghentian GT-R R35 tetap menjadi momen emosional bagi komunitas otomotif. Mobil ini merupakan salah satu kendaraan Jepang tertua yang masih diproduksi, meski rekornya tidak sepanjang Toyota Land Cruiser 70 Series yang sudah 41 tahun lebih dipasarkan. Bagi para penggemar, kabar ini menjadi pengingat bahwa era GT-R R35 sudah berakhir, dan sekarang yang tersisa adalah menunggu bagaimana Nissan membangkitkan kembali ikon legendarisnya di masa depan.

Headline mobil News Nissan Nissan GT-R R35 Otomotif Roda 4
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticleMitsubishi Delica Mini Generasi Baru Siap Mengaspal, Harga Mulai Rp200 Jutaan
Next Article Mercedes-Benz 190 E 2.3-16 Milik Ayrton Senna Dilelang, Harga Bisa Tembus Tiga Kali S-Class Baru
Christopher Louis
  • Instagram

Writer at OtoDiva.id & Gizmologi.id | Petrol Head | Motorsports Freak

Related Posts

Manjakan Pasar Jawa Timur, Hyundai Patok Harga Permanen STARGAZER dan Tebar Promo di Surabaya

27 Agustus 2026 4:30 pm

Menjelajah Masa Depan Mobil Listrik, Terobosan OMODA & JAECOO di GIIAS Surabaya 2026

27 Agustus 2026 4:27 pm

Ofero Stareer 5 Lit Sabet Penghargaan Inspiring Urban Electric Bike 2026

15 Agustus 2026 7:12 pm
Leave A Reply Cancel Reply

RSS GadgetDIVA
  • Bawa Bodi Ramping 6,29 mm, Lenovo Idea Tab Plus Jadi Tablet Multitasking Ideal
  • Bawa Fitur REDMI Titan Quality, Seri Note 17 Jadi HP Paling Tahan Lama di Kelasnya
  • Samsung Gebrak Pasar Lewat Galaxy S26 FE, Bawa Layar 120Hz dan Baterai Super Awet
  • Shopee 9.9, Saat Belanja Menjadi Cara Mengekspresikan Diri
  • Vivo X500 Pro HP Pertama Pakai Chipset 2nm Dimensity MediaTek
© 2026 Otodiva, Online media for ladies auto enthusiast. Powered by PT Konten Cipta Kreatif.
  • Home
  • Tentang Otodiva
  • Tim Redaksi
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Ad Blocker Enabled?
Ad Blocker Enabled?
Iklan membantu Otodiva untuk terus menghadirkan konten berkualitas. Dukung kami dengan menonaktifkan Adblocker.