Close Menu
Otodiva
  • Our Family:
  • Gadgetdiva
  • Traveldiva
  • Gizmologi
Facebook X (Twitter) Instagram
  • Our Family:
  • Gadgetdiva
  • Traveldiva
  • Gizmologi
Rabu, 12 Agustus 2026 12:40 am
Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest YouTube
Otodiva
  • HOME
  • NEWS

    Mobil Listrik Indonesia, Mana Teknologi yang Paling Tepat?

    7 Agustus 2026 6:41 pm

    Menuju Target Global 2030, Bosch Perkuat Ekosistem Keselamatan Otomotif di GIIAS 2026

    7 Agustus 2026 2:03 pm

    Dorong Standar Keselamatan, Mitsubishi Fuso Beri Sertifikasi 34 Karoseri Nasional

    7 Agustus 2026 2:00 pm

    Sambung Inspirasi di GIIAS 2026, Hyundai Jump School Bekali Pelajar SMK Menuju Perguruan Tinggi

    7 Agustus 2026 1:57 pm

    Menjamin Operasional Tanpa Henti, Strategi Mitsubishi Fuso Tekan Downtime Armada Niaga

    7 Agustus 2026 1:50 pm
  • RODA 4
  • RODA 2
  • Tips
  • Bahasa Indonesia
    • Bahasa Indonesia
    • English
    • Indonesia
    • Chinese
    • Japan
Otodiva
You are at:Home»Roda 4»GAC Siap Uji Produksi Mobil Terbang Govy AirCab Januari 2026, Pesanan Hampir Tembus 2.000 Unit
Roda 4

GAC Siap Uji Produksi Mobil Terbang Govy AirCab Januari 2026, Pesanan Hampir Tembus 2.000 Unit

firdaBy firda10 Desember 2025 1:30 pmTidak ada komentar4 Mins Read
Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
GAC
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Industri mobil terbang kembali menjadi sorotan setelah GAC secara resmi mengumumkan bahwa mereka akan memulai uji coba produksi kendaraan terbang pertamanya, Govy AirCab, pada Januari 2026 di Guangzhou, China. Langkah ini menjadi sinyal kuat bahwa perusahaan otomotif besar mulai serius masuk ke era mobilitas udara, terlebih sejak minat terhadap kendaraan lepas landas vertikal (eVTOL) meningkat dalam beberapa tahun terakhir.

Pengumuman ini disampaikan setelah GAC memastikan kesiapan fasilitas produksi mereka yang akan menjadi pusat perakitan Govy AirCab. Menurut laporan CarNewsChina pada Rabu, kejelasan jadwal produksi ini juga memberi dorongan signifikan terhadap proses sertifikasi kelayakan terbang. Dengan adanya produksi percontohan, regulator diharapkan dapat mempercepat evaluasi teknis sehingga sertifikasi dapat dirampungkan tepat waktu.

Fasilitas produksi Govy AirCab sendiri menjadi salah satu komponen penting dalam keseluruhan rencana ini. Pabrik tersebut dilengkapi bengkel perakitan umum, area perakitan komponen khusus, ruang produksi material komposit, hingga fasilitas pengecatan. Dengan dukungan infrastruktur ini, GAC menargetkan proses produksi percontohan berjalan lebih efisien sekaligus memenuhi standar keselamatan penerbangan yang sangat ketat. Selain itu, fasilitas ini akan menjadi pusat uji kualitas sebelum produk akhirnya lolos menuju lini produksi masal.

Seiring dengan diumumkannya jadwal uji produksi, Govy AirCab juga mencuri perhatian pasar internasional. Bahkan sebelum unitnya benar-benar diproduksi, kendaraan terbang ini telah mengamankan hampir 2.000 pesanan. Angka tersebut menunjukkan tingginya antusiasme publik terhadap transformasi transportasi udara yang praktis dan aman. Pesanan ini juga memperlihatkan bahwa pasar eVTOL—yang semula dipandang sebagai konsep futuristik kini mulai diterima sebagai solusi mobilitas nyata.

Tidak hanya itu, harga panduan yang ditargetkan GAC untuk Govy AirCab disebut tidak akan melampaui 1,68 juta yuan, atau sekitar Rp 3,8 miliar. Meski tergolong premium, harga tersebut masih dianggap kompetitif jika dibandingkan dengan kendaraan eVTOL lain yang dipasarkan global. Dengan strategi harga tersebut, GAC ingin menjangkau konsumen awal yang menginginkan transportasi udara personal tanpa merogoh kocek terlalu dalam.

Saat ini, Govy AirCab masih menjalani tinjauan kelayakan terbang secara menyeluruh. Proses ini mencakup pengujian sistem navigasi, stabilitas mesin, ketahanan struktur, hingga prosedur keselamatan penumpang. GAC menargetkan sertifikasi resmi bisa selesai pada akhir tahun 2026. Bila semua berjalan sesuai rencana, pengiriman unit pertama kepada konsumen dapat dimulai setelah sertifikasi diberikan.

Untuk diketahui, merek Govy sendiri baru diperkenalkan GAC pada Desember 2024 sebagai lini khusus untuk teknologi mobilitas udara. Sejak kemunculannya, Govy langsung mencuri perhatian karena GAC dikenal sebagai salah satu produsen otomotif yang agresif dalam pengembangan teknologi baru. Melalui brand ini, GAC ingin membuktikan bahwa perusahaan otomotif konvensional pun mampu bersaing dengan perusahaan teknologi yang lebih dulu memasuki pasar pesawat listrik ringan.

Debut resmi Govy AirCab terjadi pada Juni 2025 saat diperkenalkan di Hong Kong. Acara tersebut menjadi titik penting karena selain mendapat sorotan besar, Govy AirCab juga sukses mengamankan hampir 1.000 pesanan hanya dari satu gelaran. Antusiasme tersebut membuat GAC semakin yakin untuk mempercepat produksi percontohan.

Beberapa bulan setelah peluncuran, tepatnya pada Juli 2025, GAC Govy menggelar upacara penyerahan prototipe pertama Govy AirCab di Hong Kong. Penyerahan ini menjadi momentum awal dari rangkaian uji validasi sebelum akhirnya masuk tahap produksi pada 2026. Dengan semakin intensifnya uji terbang, GAC berharap seluruh aspek teknis dapat memenuhi regulasi yang berlaku, khususnya dalam standar keselamatan penerbangan.

Melihat perkembangan ini, banyak pihak menilai bahwa Govy AirCab bisa menjadi salah satu pemain kuat di pasar kendaraan terbang. Selain didukung GAC sebagai perusahaan besar, pasar mobil terbang sendiri kini semakin kompetitif. Beberapa perusahaan eVTOL global seperti Joby, Xpeng AeroHT, hingga Supernal dari Hyundai juga sedang berlomba-lomba menjadi pionir kendaraan terbang komersial. Namun demikian, keberhasilan GAC mengamankan hampir dua ribu pesanan sejak awal memberi mereka posisi yang cukup menjanjikan.

Dengan dimulainya uji produksi pada Januari 2026, GAC kini memasuki fase paling krusial dalam perjalanan Govy AirCab. Tahun 2026 akan menjadi momen penentuan apakah kendaraan terbang ini benar-benar dapat memasuki pasar massal. Bila sertifikasi berjalan lancar dan produksi tidak mengalami hambatan, Govy AirCab berpotensi menjadi salah satu mobil terbang pertama yang dikomersialkan secara resmi di China.

Pada akhirnya, Govy AirCab bukan hanya sekadar proyek ambisius, melainkan langkah nyata menuju era transportasi udara yang lebih mudah diakses masyarakat luas. Dengan infrastruktur yang siap, pesanan yang tinggi, serta jadwal produksi yang semakin dekat, industri otomotif kini berada di persimpangan menuju masa depan baru—masa depan di mana mobil terbang bukan lagi imajinasi, tetapi bagian dari kehidupan sehari-hari.

eVTOL GAC Govy AirCab Headline Mobil Terbang mobil terbang China otomotif masa depan sertifikasi penerbangan Teknologi Transportasi
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticlePiaggio Indonesia Resmikan Dealer Motoplex Bintaro: Akses Premium Lebih Dekat untuk Pecinta Vespa & Piaggio
Next Article Tutup 2025, Kawasaki Hadirkan 3 Motor Baru Perkuat Segmen Premium
firda

Related Posts

Baru Debut, Langsung Juara! IONIQ 9 Sabet Favorite Vehicle – BEV di GIIAS 2026

10 Agustus 2026 1:31 pm

Dominasi GIIAS 2026, Hyundai Stargazer Cartenz Pimpin Penjualan dan Test Drive

10 Agustus 2026 1:29 pm

Intip Alasan Hyundai SANTA FE Hybrid Jadi SUV Impian di GIIAS 2026

10 Agustus 2026 1:26 pm
Leave A Reply Cancel Reply

RSS GadgetDIVA
  • Tampil Mewah Tanpa Ganti Baterai: Citizen Rilis Dua Jam Tangan Eco-Drive Kotak Berbahan Safir!
  • Galaxy Watch 9: Si Pintar yang Kompatibel Jadi Teman Hidup Sehatmu
  • Bocor Sebelum Rilis! Intip Desain Mewah dan Kamera 200 MP Motorola Edge 70 Neo
  • Pakai Chipset Jadul tapi OS Masa Depan, Samsung Galaxy A18 Bikin Geleng-Geleng Kepala!
  • Dari Boyolali untuk Dunia, Kisah Peretas Muda Pembobol Celah NASA Dapat Dukungan ITSEC Asia
© 2026 Otodiva, Online media for ladies auto enthusiast. Powered by PT Konten Cipta Kreatif.
  • Home
  • Tentang Otodiva
  • Tim Redaksi
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Ad Blocker Enabled?
Ad Blocker Enabled?
Iklan membantu Otodiva untuk terus menghadirkan konten berkualitas. Dukung kami dengan menonaktifkan Adblocker.