Otodiva — Citroën Racing mencatatkan tonggak penting dalam perjalanan mereka di ajang FIA ABB Formula E World Championship. Tim asal Prancis tersebut sukses meraih kemenangan perdana musim ini pada seri Mexico City E-Prix, sekaligus langsung merebut posisi puncak klasemen sementara dunia, baik di kategori pembalap maupun tim.
Capaian bersejarah ini mendapat apresiasi dari PT Indomobil National Distributor (IND)selaku pemegang merek Citroën di Indonesia. Menurut IND, kemenangan tersebut bukan sekadar hasil balapan, melainkan bukti nyata kemajuan signifikan Citroën Racing dalam pengembangan teknologi dan strategi balap kendaraan listrik.

Balapan yang digelar di Autódromo Hermanos Rodríguez, Meksiko, pada Minggu, 11 Januari 2026, menjadi panggung utama bagi performa impresif Nick Cassidy. Meski memulai balapan dari posisi ke-13, Cassidy tampil konsisten dan agresif. Melalui strategi yang matang serta pemanfaatan momentum secara tepat, ia berhasil menyalip satu per satu rivalnya hingga mengamankan posisi terdepan saat menyentuh garis finis.
Kemenangan ini terasa semakin spesial karena diraih dengan cara yang tidak mudah. Namun demikian, Cassidy menegaskan bahwa hasil tersebut merupakan buah dari kerja sama tim yang solid dan persiapan yang terukur. “Ini adalah momen yang sangat spesial, bukan hanya bagi saya, tetapi juga untuk seluruh tim Citroën Racing. Strategi, performa mobil, dan dukungan tim berjalan sangat baik sepanjang balapan,” ujarnya.
Lebih lanjut, Cassidy menilai kemenangan di Meksiko menjadi sinyal kuat bahwa Citroën Racing berada di jalur yang tepat dalam persaingan Formula E musim ini. Kepercayaan diri tim pun meningkat, seiring dengan konsistensi performa yang terus ditunjukkan sejak seri pembuka.
Sementara itu, Cyril Blais, Team Principal Citroën Racing Formula E Team, menyebut kemenangan tersebut sebagai tonggak penting dalam perjalanan tim. Menurutnya, langsung memimpin klasemen setelah meraih kemenangan perdana merupakan pencapaian luar biasa yang tidak datang secara instan. “Ini mencerminkan komitmen, dedikasi, dan kerja keras seluruh tim, baik di lintasan maupun di balik layar,” jelasnya.
Kontribusi positif juga ditunjukkan pembalap Citroën Racing lainnya, Jean-Éric Vergne. Meski memulai balapan dari posisi belakang, Vergne mampu tampil tenang dan strategis hingga akhirnya finis di zona poin. Hasil tersebut dinilai krusial untuk menjaga stabilitas dan konsistensi tim sepanjang musim.
“Balapan ini menuntut ketenangan dan strategi yang tepat. Kami berhasil memaksimalkan peluang dan membawa pulang poin penting untuk tim. Saya bangga menjadi bagian dari momentum positif Citroën Racing,” ungkap Vergne.
Bagi paradiva yang mengikuti perkembangan motorsport, keberhasilan Citroën Racing di Formula E juga memiliki makna lebih luas. PT Indomobil National Distributor menilai pencapaian ini sejalan dengan komitmen global Citroën dalam menghadirkan inovasi dan pengembangan teknologi elektrifikasi. Melalui Formula E, Citroën tidak hanya menjaga tradisi di dunia balap, tetapi juga menjadikan ajang ini sebagai laboratorium pengembangan teknologi kendaraan listrik masa depan.
Teknologi yang diuji di lintasan balap diyakini akan diterapkan pada lini kendaraan listrik Citroën secara global, termasuk untuk pasar Indonesia. Dengan demikian, Formula E bukan hanya soal prestasi, tetapi juga investasi jangka panjang dalam menghadirkan mobil listrik yang efisien, tangguh, dan ramah lingkungan.
Dengan momentum kemenangan di Mexico City, PT Indomobil National Distributor optimistis Citroën Racing mampu mempertahankan performa kompetitifnya pada seri-seri berikutnya. Target untuk terus berada di papan atas klasemen dunia pun dinilai realistis, seiring dengan perkembangan positif yang ditunjukkan tim.
Ke depan, Citroën Racing diharapkan dapat menjaga konsistensi, memaksimalkan strategi, serta terus berinovasi agar tetap menjadi kekuatan utama dalam persaingan Formula E musim ini.
