Ajang Indomobil Expo yang berlangsung mulai akhir Juni hingga awal Juli 2026 menjadi panggung bagi Leapmotor Indonesia untuk memperkenalkan produk teranyarnya. Dalam pameran yang digagas oleh Indomobil Group tersebut, model bertajuk B10 dihadirkan sebagai menu utama guna menarik perhatian para pencinta otomotif tanah air.
Langkah perkenalan awal ini sengaja dilakukan sebagai strategi pemanasan sebelum momentum peluncuran resminya secara masif di ajang GIIAS 2026 mendatang. Melalui sesi pratinjau khusus bagi konsumen ini, pihak manajemen berharap dapat membangun ketertarikan serta mengedukasi masyarakat, khususnya yang berada di kawasan Tangerang dan sekitarnya.
Untuk memberikan pengalaman langsung, produsen ini memboyong dua unit pajangan statis beserta satu unit khusus untuk sesi uji kendara. Seluruh fasilitas interaktif ini dipusatkan di Summarecon Mall Serpong, sehingga para pengunjung dapat melihat detail kabin sekaligus merasakan performa berkendaranya secara riil.
Dari segi teknis, kendaraan ini dirancang sebagai SUV pintar berbasis listrik murni yang mengusung kapasitas daya baterai mencapai 67,1 KWH. Berkat efisiensi tersebut, kendaraan ramah lingkungan ini diklaim mampu menjelajah hingga jarak 516 kilometer berdasarkan metode pengujian standar NEDC.
Sektor performa juga menjadi keunggulan tersendiri berkat sematan motor penggerak bertenaga 160 KW serta gelontoran torsi puncak sebesar 240 Newton meter. Kombinasi sistem penggerak roda belakang di dalamnya menjamin distribusi traksi yang optimal, akselerasi responsif, serta pengendalian yang stabil di berbagai kondisi jalan.
Aspek struktural mobil ini mengadopsi platform modern berjuluk Leapmotor Architecture 3.5 yang dipadukan secara integral dengan teknologi mutakhir Cell To Chassis. Inovasi rancang bangun tersebut berhasil meningkatkan tingkat rigiditas bodi sekaligus menciptakan keseimbangan bobot yang sangat merata di setiap sudut kendaraan.
Karakteristik khas mobil premium Eropa turut diadaptasikan melalui implementasi konfigurasi roda bertipe staggered wheels dengan ukuran ban yang berbeda antara sisi depan dan belakang. Roda bagian depan menggunakan profil berukuran 225/50/18, sedangkan area roda belakang dibuat lebih lebar dengan spesifikasi 235/50/18 untuk mendongkrak estetika serta kestabilan berkendara.
Secara global, merek asal Tiongkok ini berada di bawah naungan kemitraan strategis bersama Stellantis, sebuah raksasa otomotif yang menguasai belasan jenama internasional. Di pasar domestik, operasional dan distribusinya akan dikelola penuh oleh PT Indomobil National Distributor, bersanding erat dengan lini produk Jeep dan Citroen yang telah menapakkan kaki lebih awal.
