Close Menu
Otodiva
  • Our Family:
  • Gadgetdiva
  • Traveldiva
  • Gizmologi
Facebook X (Twitter) Instagram
  • Our Family:
  • Gadgetdiva
  • Traveldiva
  • Gizmologi
Minggu, 9 Agustus 2026 5:18 am
Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest YouTube
Otodiva
  • HOME
  • NEWS

    Mobil Listrik Indonesia, Mana Teknologi yang Paling Tepat?

    7 Agustus 2026 6:41 pm

    Menuju Target Global 2030, Bosch Perkuat Ekosistem Keselamatan Otomotif di GIIAS 2026

    7 Agustus 2026 2:03 pm

    Dorong Standar Keselamatan, Mitsubishi Fuso Beri Sertifikasi 34 Karoseri Nasional

    7 Agustus 2026 2:00 pm

    Sambung Inspirasi di GIIAS 2026, Hyundai Jump School Bekali Pelajar SMK Menuju Perguruan Tinggi

    7 Agustus 2026 1:57 pm

    Menjamin Operasional Tanpa Henti, Strategi Mitsubishi Fuso Tekan Downtime Armada Niaga

    7 Agustus 2026 1:50 pm
  • RODA 4
  • RODA 2
  • Tips
  • Bahasa Indonesia
    • Bahasa Indonesia
    • English
    • Indonesia
    • Chinese
    • Japan
Otodiva
You are at:Home»Opini»Benarkah Perempuan Kurang Tertarik Mobil Listrik?
Opini

Benarkah Perempuan Kurang Tertarik Mobil Listrik?

ronggoBy ronggo2 Agustus 2023 4:57 pmTidak ada komentar2 Mins Read
Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Ilustri mengisi daya mobil listrik (Foto: carwow.co.uk)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Otodiva.id – Electric car atau mobil listrik menjadi tren global bersama dengan kendaraan listrik lain seperti motor dan sepeda listrik. Isu ramah lingkungan serta kemudahan dalam operasionalnya terus digaungkan para produsen untuk menarik perhatian calon konsumen. Menariknya, hal tersebut tidak atau setidaknya belum berlaku bagi kaum hawa.

Sebagai salah satu pasar bagi perusahaan otomotif di seluruh dunia. Perempuan justru dianggap memiliki banyak hambatan ketika hendak memutuskan membeli mobil listrik. Dan hambatan itu justru datang dari kepala mereka sendiri.

Dikutip dari S&P Global Mobility, mobil listrik justru mendatangkan banyak pertanyaan bagi perempuan, dibandingkan jawaban dari segala permasalahan.

“Mobil listrik yang dibeli seorang wanita akan menuntun lebih banyak pertanyaan dibandingkan jawaban. Wanita punya kekhawatiran tentang jarak tempuh dan keamanan,” ujar Marc Bland, Chief Diversity Officer for S&P Global Mobility.

Hal itu dikemukakan Marc ketika memaparkan data mengenai peran wanita dalam membeli mobil listrik di Amerika Serikat. Dimana kontribusi wanita cenderung tidak terlalu besar dibandingkan dengan pria.

Kurangnya daya tarik di kalangan wanita ini tentunya menjadi perhatian bagi merek-merek baru ini karena kehadiran mereka di pasar semakin besar. Tapi itu juga menunjukkan bahwa pabrikan yang sudah mapan pun mengalami masalah dalam menjangkau wanita saat mereka pindah ke ruang EV.

Cheryl Woodworth, direktur konsultan S&P Global Mobility mengatakan banyak merek arus utama mengadopsi strategi EV. “Bagaimana mereka akan meluncurkan kendaraan ini? Siapa yang akan mereka fokuskan? Jika mereka tidak mendapatkan pembeli wanita, mereka tidak akan mencapai angka penjualan yang mereka butuhkan.”

Perempuan Tidak Paham Isu Mobil Listrik?

Ilustrasi mobil listrik (Foto: quantcast.com)

Dunia otomotif memang tidak identik dengan wanita yang lebih lekat dengan kecantikan dan rumah tangga. Tidak heran apabila kekhawatiran semacam itu menjadi salah satu hambatan bagi wanita untuk memutuskan membeli mobil listrik atau tidak.

Selain itu, menurut data dari Auto Trader yang dikutip dari electricdriver.ev, sebagian besar wanita tidak menyadari beragam isu tentang hadirnya mobil listrik. Bahwa salah satu alasan dikembangkannya mobil listrik ialah adanya larangan penggunaan mobil berbahan bakar bensin atau diesel pada tahun 2030 mendatang.

Belum lagi tentang isu lingkungan yang terus digelontorkan para produsen. Mengenai baterai mobil listrik yang dianggap lebih ramah lingkungan dibandingkan gas buang bensin.

Meski hal tersebut tentu masih dapat diperdebatkan.

Di luar itu semua, edukasi dari produsen mobil listrik terhadap wanita rasanya perlu terus ditingkatkan. Sehingga dapat membuka wawasan baru bagi mereka sekaligus mendapatkan pasar potensial yang besar.

Headline Mobil Listrik
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticlePerusahaan Rekayasa Teknik Sepeda Motor Listrik BTWICE Masuk Indonesia
Next Article Sedih! Lamborghini Revuelto Sudah Sold Out Hingga 2025
ronggo

Related Posts

Dari Perkotaan hingga EV Mewah, Hyundai Boyong Lini SUV Terlengkap di GIIAS 2026

8 Agustus 2026 11:30 am

Dorong Transisi Energi Nasional, Menko Airlangga Sambangi Peluncuran IONIQ 9 di GIIAS 2026

8 Agustus 2026 11:16 am

Mobil Listrik Indonesia, Mana Teknologi yang Paling Tepat?

7 Agustus 2026 6:41 pm
Leave A Reply Cancel Reply

RSS GadgetDIVA
  • Makin Canggih, Intip 4 Fitur Kesehatan Baru di Galaxy Watch 9
  • Jawab Tingginya Angka Penonton TV di Indonesia, Xiaomi Rilis Lini Smart TV S Mini LED 2026
  • Kuasai Segmen Foldable, Samsung Buktikan Kemandirian Inovasi Lewat Lini Galaxy Z8 Series
  • Super-Telephoto Nyaman dan Ringan, Sony Resmi Rilis FE 100-400mm F5.6-8 OSS
  • 4 Alasan Huawei Watch Fit 5 Cocok Jadi Teman Hidup Sehatmu
© 2026 Otodiva, Online media for ladies auto enthusiast. Powered by PT Konten Cipta Kreatif.
  • Home
  • Tentang Otodiva
  • Tim Redaksi
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Ad Blocker Enabled?
Ad Blocker Enabled?
Iklan membantu Otodiva untuk terus menghadirkan konten berkualitas. Dukung kami dengan menonaktifkan Adblocker.