Close Menu
Otodiva
  • Our Family:
  • Gadgetdiva
  • Traveldiva
  • Gizmologi
Facebook X (Twitter) Instagram
  • Our Family:
  • Gadgetdiva
  • Traveldiva
  • Gizmologi
Jumat, 14 Agustus 2026 12:28 am
Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest YouTube
Otodiva
  • HOME
  • NEWS

    Mobil Listrik Indonesia, Mana Teknologi yang Paling Tepat?

    7 Agustus 2026 6:41 pm

    Menuju Target Global 2030, Bosch Perkuat Ekosistem Keselamatan Otomotif di GIIAS 2026

    7 Agustus 2026 2:03 pm

    Dorong Standar Keselamatan, Mitsubishi Fuso Beri Sertifikasi 34 Karoseri Nasional

    7 Agustus 2026 2:00 pm

    Sambung Inspirasi di GIIAS 2026, Hyundai Jump School Bekali Pelajar SMK Menuju Perguruan Tinggi

    7 Agustus 2026 1:57 pm

    Menjamin Operasional Tanpa Henti, Strategi Mitsubishi Fuso Tekan Downtime Armada Niaga

    7 Agustus 2026 1:50 pm
  • RODA 4
  • RODA 2
  • Tips
  • Bahasa Indonesia
    • Bahasa Indonesia
    • English
    • Indonesia
    • Chinese
    • Japan
Otodiva
You are at:Home»News»Singapura Perketat Emisi, Larang Motor Tua dan Diesel Asap Tebal
News

Singapura Perketat Emisi, Larang Motor Tua dan Diesel Asap Tebal

firdaBy firda4 Juli 2024 6:34 amTidak ada komentar3 Mins Read
Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Singapura
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Otodiva – Pemerintah Singapura semakin memperketat regulasi kendaraan bermotor yang beredar di negara mereka. Mulai 1 Juli 2028, sepeda motor tua dan kendaraan diesel yang memiliki emisi tinggi akan dilarang melintas di Singapura. Langkah ini dilakukan untuk melindungi kualitas udara dan kesehatan masyarakat.

Berdasarkan laporan dari Channel News Asia (CNA), sepeda motor asing yang terdaftar sebelum 1 Juli 2003 akan dilarang masuk ke Singapura. Selain itu, kendaraan diesel komersial juga harus mematuhi ambang batas emisi yang lebih ketat. Kebijakan ini diharapkan dapat membantu menurunkan tingkat polusi udara yang dihasilkan oleh kendaraan bermotor.

“Mulai 1 Juli 2028, sepeda motor asing yang terdaftar di negara asalnya sebelum 1 Juli 2003 akan dilarang memasuki Singapura,” ujar perwakilan dari Badan Lingkungan Hidup Nasional (NEA) Singapura, dikutip oleh CNA. Keputusan ini merupakan perluasan dari regulasi sebelumnya yang diterapkan pada sepeda motor lokal tua.

Pada tahun 2018, NEA telah mengumumkan persyaratan serupa yang melarang sepeda motor tua lokal beroperasi di jalanan Singapura mulai Juli 2028. Sepeda motor tua tersebut dianggap lebih banyak menghasilkan polusi dibandingkan sepeda motor yang sudah mematuhi standar emisi Euro yang lebih baru.

Dengan memperluas regulasi ini ke sepeda motor asing, Singapura berharap dapat mengurangi jumlah kendaraan bermotor yang menyebabkan polusi udara. “Pengendara sepeda motor asing yang memasuki Singapura diharuskan menggunakan sepeda motor yang terdaftar pada atau setelah tanggal 1 Juli 2003, yang juga mematuhi standar emisi yang berlaku di Singapura,” tambah NEA.

Pelarangan sepeda motor tua asing ini merupakan bagian dari upaya Singapura untuk mengendalikan emisi kendaraan bermotor. Polutan yang dihasilkan oleh kendaraan bermotor ini diketahui dapat mempengaruhi kesehatan pernapasan masyarakat, sehingga langkah ini dianggap sangat penting.

Selain regulasi terhadap sepeda motor tua, NEA juga akan memperketat ambang batas emisi kendaraan diesel. Mulai 1 April 2026, kendaraan diesel niaga asing yang masuk ke Singapura harus mematuhi ambang batas emisi sebesar 50 Hartridge Smoke Units (HSU). HSU adalah metrik yang digunakan untuk mengukur tingkat emisi asap dari kendaraan diesel.

Saat ini, jika emisi asap kendaraan diesel niaga lokal atau asing yang diuji melebihi 40 HSU, pengendara akan dikenakan denda. Namun, jika kendaraan diesel komersial asing memiliki emisi asap sebesar 60 HSU atau lebih, kendaraan tersebut akan dikembalikan di pos pemeriksaan darat Singapura dan tidak diizinkan masuk ke negara tersebut.

Dengan menurunkan ambang batas pengembalian menjadi 50 HSU, Singapura berharap dapat menyelaraskan standar emisi dengan Perjanjian Kerangka Kerja ASEAN tentang Fasilitasi Barang dalam Transit. Hal ini diharapkan dapat meningkatkan upaya pengendalian polusi udara di kawasan tersebut.

Kebijakan baru ini diharapkan dapat memberikan dampak positif terhadap kualitas udara di Singapura. Dengan mengurangi jumlah kendaraan bermotor yang menghasilkan emisi tinggi, pemerintah Singapura berupaya untuk menciptakan lingkungan yang lebih bersih dan sehat bagi warganya.

Langkah-langkah yang diambil oleh pemerintah Singapura ini mencerminkan komitmen mereka terhadap perlindungan lingkungan dan kesehatan masyarakat. Dengan menerapkan regulasi yang lebih ketat terhadap emisi kendaraan bermotor, Singapura berusaha untuk menjadi contoh bagi negara-negara lain dalam hal pengendalian polusi udara.

emisi kendaraan Headline kendaraan diesel kualitas udara motor tua NEA regulasi emisi Singapura standar Euro
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticleHyundai Inster: Mobil Listrik Sub-Compact Terjangkau untuk Segmen A
Next Article GIIAS 2024 Tawarkan Shuttle Bus Gratis, Simak Lokasinya di Sini
firda

Related Posts

Baru Debut, Langsung Juara! IONIQ 9 Sabet Favorite Vehicle – BEV di GIIAS 2026

10 Agustus 2026 1:31 pm

Dominasi GIIAS 2026, Hyundai Stargazer Cartenz Pimpin Penjualan dan Test Drive

10 Agustus 2026 1:29 pm

Intip Alasan Hyundai SANTA FE Hybrid Jadi SUV Impian di GIIAS 2026

10 Agustus 2026 1:26 pm
Leave A Reply Cancel Reply

RSS GadgetDIVA
  • Ciptakan Dapur Ideal, MODENA Hadirkan Solusi Kompor Aman dan Kulkas Tahan Lama
  • Gabungkan Kamera 50MP dan Gemini Notebook, Galaxy Z Fold8 Ultra Jawab Kebutuhan Traveler
  • Tak Perlu Re-take, Begini Cara Bikin Video Konser Lebih Personal di Galaxy Z Fold8
  • Rogbid VisionW Resmi Dirilis: Kacamata Pintar Berteknologi AI dengan Bingkai Bongkar-Pasang!
  • Kejar Samsung! Produsen Chip China CXMT Sukses Tembus Rekor Produksi Memori DDR5
© 2026 Otodiva, Online media for ladies auto enthusiast. Powered by PT Konten Cipta Kreatif.
  • Home
  • Tentang Otodiva
  • Tim Redaksi
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Ad Blocker Enabled?
Ad Blocker Enabled?
Iklan membantu Otodiva untuk terus menghadirkan konten berkualitas. Dukung kami dengan menonaktifkan Adblocker.