Otodiva — Keamanan menjadi salah satu faktor penting yang dipertimbangkan masyarakat saat memilih kendaraan listrik. Menjawab kebutuhan tersebut, ALVA menghadirkan teknologi keamanan terintegrasi melalui fitur Anti Theft dan layanan pelanggan 24 jam yang siap membantu pengguna dalam situasi darurat.

Komitmen tersebut ditunjukkan melalui sesi Customer Story Session yang digelar di booth ALVA dalam ajang PRJ 2026, Kamis (19/6). Dalam kesempatan itu, ALVA menghadirkan kisah nyata dari salah satu penggunanya, Abay, pemilik ALVA CERVO Q, yang berhasil menemukan kembali kendaraannya setelah mengalami kehilangan motor dan telepon genggam secara bersamaan.
Pengalaman tersebut menjadi bukti bahwa teknologi keamanan kendaraan yang terhubung dengan layanan pelanggan dapat memberikan perlindungan tambahan bagi pengguna motor listrik dalam aktivitas sehari-hari.

Dalam sesi diskusi, Abay menceritakan bagaimana fitur GPS dan Anti Theft pada ALVA CERVO Q membantunya menghadapi situasi yang tidak terduga. Saat itu, ia kehilangan motor sekaligus ponsel pribadinya sehingga tidak dapat mengakses aplikasi kendaraan secara langsung.
Namun demikian, kondisi tersebut tidak menghentikan proses pelacakan kendaraan. Dengan bantuan tim Customer Service ALVA yang beroperasi selama 24 jam, Abay tetap dapat mengakses fitur keamanan dan memperoleh informasi lokasi kendaraan hingga akhirnya motornya berhasil ditemukan kembali.
“Saya merasakan langsung manfaat Anti Theft yang terhubung dengan My ALVA Mobile App. Saat menghadapi situasi yang tidak terduga, fitur tersebut membantu saya memantau lokasi kendaraan, ditambah dukungan Customer Service ALVA yang responsif ketika saya tidak dapat mengakses aplikasi dari handphone pribadi,” ujar Abay.

Ia menambahkan bahwa kehadiran fitur keamanan digital dan layanan pelanggan yang siaga sepanjang waktu memberikan rasa tenang dalam penggunaan kendaraan sehari-hari.
“Bagi saya, kehadiran fitur keamanan dan layanan 24 jam seperti ini memberikan rasa aman serta menjadi nilai tambah dalam penggunaan kendaraan sehari-hari,” lanjutnya.
Paradiva, pengalaman seperti yang dialami Abay menunjukkan bahwa teknologi keamanan kendaraan kini tidak hanya berfungsi sebagai pelengkap, melainkan telah menjadi kebutuhan penting bagi pengguna yang mengandalkan motor listrik sebagai kendaraan utama.
Pada kesempatan yang sama, Redya Febriyanto, Head of Digital Product, Engineering and Information Technology ALVA, menjelaskan bahwa fitur keamanan menjadi salah satu fokus utama perusahaan seiring meningkatnya penggunaan motor listrik dalam kehidupan sehari-hari.

Menurut Redya, teknologi yang dikembangkan ALVA tidak hanya bertujuan menghadirkan kendaraan yang nyaman dikendarai, tetapi juga mampu memberikan perlindungan dan ketenangan bagi penggunanya.
“Teknologi pada ALVA tidak hanya hadir sebagai fitur, tetapi dirancang untuk memberikan rasa aman dan ketenangan bagi pengguna dalam kehidupan sehari-hari,” kata Redya.
Ia menambahkan, pengalaman yang dibagikan Abay menjadi contoh nyata bagaimana fitur Anti Theft dapat berfungsi secara optimal ketika dibutuhkan.
“Melalui pengalaman Abay sebagai pemilik CERVO, fitur Anti Theft ALVA menunjukkan manfaatnya saat dibutuhkan, sehingga pengguna tidak hanya mendapatkan kendaraan yang nyaman digunakan, tetapi juga dukungan keamanan yang lebih terhubung,” jelasnya.

Selain menyediakan fitur pelacakan lokasi kendaraan secara real-time, ALVA CERVO juga dibekali kemampuan remote turn off yang dapat diaktifkan melalui aplikasi My ALVA Mobile App.
Fitur ini memungkinkan pengguna mematikan kendaraan dari jarak jauh apabila motor bergerak menjauh tanpa izin. Setelah diaktifkan, motor tidak dapat dijalankan kembali sehingga membantu mengurangi risiko kehilangan yang lebih besar.
Keunggulan tersebut menjadi bagian dari upaya ALVA dalam membangun ekosistem kendaraan listrik yang lebih aman dan terkoneksi. Tidak hanya berfokus pada produk, perusahaan juga memperkuat layanan pendukung agar pengguna mendapatkan pengalaman berkendara yang lebih nyaman.
Sejalan dengan strategi tersebut, ALVA mencatat pertumbuhan penjualan yang positif sepanjang 2025. Perusahaan membukukan kenaikan penjualan sebesar 52,9 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
Pertumbuhan tersebut didukung oleh pengembangan infrastruktur yang semakin luas. Saat ini, jaringan pengisian daya ALVA telah mencakup 355 konektor yang tersebar di 170 lokasi di berbagai wilayah Indonesia.
Selain itu, pengguna juga mendapatkan dukungan layanan Roadside Assistance, layanan purna jual, serta customer care yang tersedia secara nasional.
Redya menegaskan, ALVA akan terus mengembangkan teknologi dan layanan yang mampu menjawab kebutuhan pengguna motor listrik yang semakin beragam. Menurutnya, keamanan dan kenyamanan akan tetap menjadi fokus utama perusahaan dalam membangun ekosistem mobilitas listrik di Indonesia.
“Seiring berkembangnya kebutuhan mobilitas masyarakat, kami percaya kendaraan tidak lagi sekadar alat transportasi, tetapi juga bagian dari ekosistem yang memberikan keamanan, kenyamanan, dan ketenangan bagi penggunanya. Karena itu, kami akan terus menghadirkan inovasi yang relevan dengan kebutuhan pengguna sehari-hari,” tutup Redya.
