OtoDiva,Tangerang — Siapa bilang pameran otomotif hanya menarik untuk orang dewasa? Di GIIAS 2026, keluarga justru bisa memanfaatkan momen ini untuk mengenalkan anak pada pentingnya mengelola keuangan sejak dini.
Melalui program Fieldtrip GIIAS Tour with Astra Group, Astra Credit Companies (ACC), Toyota Astra Financial Services (TAF), bersama lima unit bisnis Astra Financial lainnya, yakni FIFGROUP, Asuransi Astra, Astra Life, AstraPay, dan Bank Saqu, menghadirkan pengalaman belajar yang dikemas layaknya petualangan seru.

Halo, Paradiva, jika selama ini GIIAS identik dengan deretan mobil terbaru, kali ini ada aktivitas yang tak kalah menarik. Anak-anak diajak bermain, bernyanyi, berkreasi, hingga mengenal cara mengatur keuangan dengan bahasa yang mudah dipahami.
Program ini menjadi bagian dari dukungan Astra Financial terhadap Gerakan Nasional Cerdas Keuangan (GENCARKAN) yang diinisiasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Selain itu, kegiatan tersebut juga menyambut Bulan Inklusi Keuangan sebagai upaya meningkatkan literasi finansial masyarakat.
Langkah ini sejalan dengan hasil Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan (SNLIK) 2025. Meski tingkat literasi keuangan Indonesia telah mencapai 66,46 persen dan inklusi keuangan menyentuh 80,51 persen, edukasi tetap perlu dilakukan agar semakin banyak keluarga mampu mengambil keputusan finansial yang tepat.
Menurut Tan Chian Hok, Project Director ACC-TAF GIIAS 2026, keluarga memiliki peran besar dalam membangun kebiasaan finansial anak.
“Melalui kegiatan Field Trip ini, kami ingin menghadirkan ruang edukasi yang interaktif bagi anak usia dini dan orang tua untuk menumbuhkan kecakapan finansial sejak dini. Kami percaya keluarga memiliki peran penting dalam membentuk kebiasaan keuangan yang bijak,”ujar Tan Chian Hok.
Ia menambahkan, Astra Financial ingin menghadirkan ekosistem yang tidak hanya mendukung kebutuhan masyarakat dalam memiliki kendaraan, tetapi juga membantu membangun budaya keuangan yang sehat.
Berbeda dari kelas edukasi pada umumnya, seluruh materi disampaikan lewat aktivitas yang menyenangkan. Anak-anak diajak menari, bernyanyi, mengikuti permainan edukatif, hingga role play bersama orang tua.
Pendekatan tersebut membuat anak lebih mudah memahami konsep sederhana seperti menabung, mengatur uang, hingga pentingnya melindungi diri dan aset melalui asuransi.

Materi literasi keuangan dibawakan oleh Angela Anindita, Head of PR & Activation Asuransi Astra. Dengan menggunakan alat peraga dan permainan, Angela mengenalkan berbagai produk keuangan, termasuk konsep dasar asuransi, dalam bahasa yang mudah dipahami anak-anak.
Hasilnya pun terasa. Fransisca Viska, jurnalis Kontan yang mengikuti kegiatan bersama keluarganya, mengaku terkesan.
“Meski hanya dijelaskan secara ringkas, anak-anak mampu memahami garis besar konsep asuransi,” katanya.
Keseruan tidak berhenti di situ. Anak-anak juga diajak mewarnai tote bag sebagai media mengekspresikan kreativitas sekaligus memperkuat pesan tentang pentingnya mengelola uang dengan bijak.
Perjalanan kemudian berlanjut ke booth Yayasan Dharma Bhakti Astra (YDBA). Di sini, peserta mengenal berbagai produk UMKM binaan Astra, mulai dari kopi, cokelat, hingga matcha. Orang tua pun mendapat gambaran bagaimana pembinaan UMKM mampu mendorong pertumbuhan ekonomi.
Selanjutnya, peserta mencoba welding simulator di area Yayasan Astra Bina Ilmu. Simulasi ini memberi pengalaman mengenal teknologi pengelasan secara aman dan interaktif.
Sementara itu, di booth Isuzu, anak-anak tampak antusias melihat camper van atau rumah berjalan. Bersama komunitas Jajago Keliling Indonesia, mereka belajar bahwa kendaraan bisa menjadi teman berpetualang sekaligus sarana belajar mengenal berbagai daerah di Indonesia.

Menurut Alire Banyu Bening, putri bungsu penulis, mengaku sangat senang bisa ke GIIAS 2026 berkat kegiatan ini.
“Selama ini yang diajak ke pameran mobil selalu mas Radya (kakaknya), ini pertama kali aku lihat pameran mobil, selain senang bisa lihat mobil dan motor baru, aku juga happy di kegiatan melukis di tas kanvas. Lalu aku juga belajar apa itu asuransi, selama ini kan ibu cuma cerita kalau kami punya asuransi buat proteksi diri, sekarang aku jadi lebih paham,” terang putri ketiga dari Herning ini.
Sebagai penutup, Kak Seto menghibur peserta bersama karakter boneka Komo. Di sela kegiatan, ia mengingatkan pentingnya membangun hubungan yang hangat antara orang tua dan anak karena kebiasaan baik, termasuk mengelola keuangan, berawal dari keluarga.
Melalui Fieldtrip GIIAS Tour with Astra Group, Astra Financial menunjukkan bahwa edukasi finansial tidak harus dilakukan di ruang kelas. Justru ketika belajar dikemas lewat permainan, kreativitas, dan pengalaman langsung, anak-anak lebih mudah memahami pentingnya menabung, merencanakan keuangan, serta mengambil keputusan yang bijak sejak usia dini.
Bagi para orang tua, terutama para Paradiva, kegiatan ini menjadi inspirasi bahwa mengenalkan literasi keuangan bisa dimulai dari aktivitas sederhana dan menyenangkan. Sebab, bekal finansial yang diberikan sejak kecil akan menjadi investasi berharga bagi masa depan anak.
