Close Menu
Otodiva
  • Our Family:
  • Gadgetdiva
  • Traveldiva
  • Gizmologi
Facebook X (Twitter) Instagram
  • Our Family:
  • Gadgetdiva
  • Traveldiva
  • Gizmologi
Senin, 17 Agustus 2026 10:00 pm
Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest YouTube
Otodiva
  • HOME
  • NEWS

    Ofero Stareer 5 Lit Sabet Penghargaan Inspiring Urban Electric Bike 2026

    15 Agustus 2026 7:12 pm

    Mobil Listrik Indonesia, Mana Teknologi yang Paling Tepat?

    7 Agustus 2026 6:41 pm

    Menuju Target Global 2030, Bosch Perkuat Ekosistem Keselamatan Otomotif di GIIAS 2026

    7 Agustus 2026 2:03 pm

    Dorong Standar Keselamatan, Mitsubishi Fuso Beri Sertifikasi 34 Karoseri Nasional

    7 Agustus 2026 2:00 pm

    Sambung Inspirasi di GIIAS 2026, Hyundai Jump School Bekali Pelajar SMK Menuju Perguruan Tinggi

    7 Agustus 2026 1:57 pm
  • RODA 4
  • RODA 2
  • Tips
  • Bahasa Indonesia
    • Bahasa Indonesia
    • English
    • Indonesia
    • Chinese
    • Japan
Otodiva
You are at:Home»News»Kasus Pertama Varian Omicron Muncul Di Indonesia, Pemerintah Wajib Ubah Aturan Perjalanan Libur Nataru
News

Kasus Pertama Varian Omicron Muncul Di Indonesia, Pemerintah Wajib Ubah Aturan Perjalanan Libur Nataru

firdaBy firda23 Desember 2021 8:49 pmTidak ada komentar2 Mins Read
Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Ketua Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI) Bidang Advokasi dan Kemasyarakatan Djoko Setijowarno menilai pemerintah perlu mengubah aturan perjalanan selama libur Natal dan Tahun Baru atau Libur Nataru. Perubahan aturan perjalanan diperlukan karena hal ini berkaitan dengan ditemukannya varian baru virus Covid-19 Omicron di Indonesia pada 15 Desember 2021 lalu.

Seperti yang sudah diketahui bahwa pemerintah membatalkan penerapan PPKM Level 3 di seluruh wilayah Indonesia. Pemberlakuan aturan perjalanan selama PPKM Libur Nataru akan disesuaikan dengan kondisi pada daerah masing-masing.

Djoko menilai aturan perjalanan selama Libur Nataru inilah yang menjadi kelonggaran kebijakan dan berpotensi meningkatkan mobilitas masyarakat untuk berpergian.

“Jangan sampai nantinya varian Omicron menyebar luas dengan cepat di Tanah Air akibat dari kelonggaran kebijakan pada aturan perjalanan libur nataru. Harus dihindari agar tidak terjadi gelombang ketiga,” kata Djoko dikutip dari Bisnis.com, Senin, 20 Desember 2021.

Menurut Djoko, perlu adanya yang pengawasan yang ketat di berbagai titik ramai seperti di terminal penumpang, pelabuhan, dan pelabuhan penyeberangan. Selain itu, penumpang dan awak Bus Antara-Kota Antar-Provinsi (AKAP) harus diberikan tes antigen secara gratis, serta adanya pemberian vaksinasi di terminal bagi masyarakat yang baru menerima dosis pertama vaksin.

Rahmad Handoyo Anggota Komisi IX DPR RI meminta kepada pemerintah untuk segera bertindak cepat merubah kebijakan pada libur Natal dan Tahun Baru di akhir 2021.

“Pemerintah kan harus bertindak cepat dan dinamis menyikapi kondisi saat ini. Dengan ditemukannya varian Omicron di Indonesia tentu saja kita harus mendorong adanya perubahan aturan pada libur nataru nanti. Mungkin salah satu solusinya adalah dengan adanya peraturan larangan mudik yang akan menjadi salah satu cara antisipasi agar varian ini tidak menyebar,” kata Rahmad Handoyo di Jakarta, Jumat, 17 Desember 2021.

Ia menilai pemerintah perlu kembali menyesuaikan aturan guna mencegah penyebaran Omicron lebih luas lagi. Rahmad juga mengingatkan pemerintah agar Nataru jangan menjadi momentum penyebaran varian Omicron. Sebab, tanpa pengetatan aturan, kesempartan libur Nataru pastinya dimanfaatkan masyarakat melakukan perjalanan ke berbagai luar daerah.

Sementara itu Ketua DPR Puan Maharani, ikut memberikan komentar terkait perubahan yang harus pemerintah lakukan terhadap aturan perjalanan nataru akibat dari adanya kasuks omicron di Indonesia, ia meminta pemerintah untuk memperimbangkan kembali aturan yang ada sebagai langkah mitigasi.

“Jangan sampai pelaksanaan Natal dan tahun baru yang seharusnya memang dilaksanakan secara keagamaan sesuai dengan toleransi beragama dan tentu saja urusan ekonomi, namun sampai setelah Natal dan tahun baru terjadi lonjakan kasusu Covid-19 akibat dari longgarnya peraturan yang ada,” kata Puan.

Baca Juga, Pandemi Covid-19, Amankah Menyemprot Disinfektan Pada Mobil?

Aturan Perjalanan Covid-19 Headline Libur Nataru News Varian Omicron
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticleSeorang Polisi Viral Setelah Pengendara Motor Ditilang Karena Mengawal Ambulans
Next Article Video Seorang Wanita Viral Setelah Bongkar Kecurangan Petugas SPBU
firda

Related Posts

Ofero Stareer 5 Lit Sabet Penghargaan Inspiring Urban Electric Bike 2026

15 Agustus 2026 7:12 pm

Baru Debut, Langsung Juara! IONIQ 9 Sabet Favorite Vehicle – BEV di GIIAS 2026

10 Agustus 2026 1:31 pm

Dominasi GIIAS 2026, Hyundai Stargazer Cartenz Pimpin Penjualan dan Test Drive

10 Agustus 2026 1:29 pm
Leave A Reply Cancel Reply

RSS GadgetDIVA
  • Pakai Layar OLED 165Hz dan Dua Port USB-C, Lenovo Legion Y700 Infinite Siap Guncang Pasar Tablet Gaming!
  • Imbas Krisis Chip Memori, Harga iQOO 15 dan REDMI Turbo 5 Melonjak Hingga Jutaan Rupiah!
  • Lagi! Samsung Galaxy S25+ Meledak Saat Diisi Daya, Samsung Malah Salahkan Pemilik dan Tolak Ganti Rugi
  • Dobrak Rekor Baru! Bocoran Skor AnTuTu Snapdragon 8 Elite Gen 6 Pro Tembus 4,83 Juta Poin
  • Bukan Sekadar Berhitung, Cara Bali dan Telkomsel Cetak Generasi Melek Numerasi
© 2026 Otodiva, Online media for ladies auto enthusiast. Powered by PT Konten Cipta Kreatif.
  • Home
  • Tentang Otodiva
  • Tim Redaksi
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Ad Blocker Enabled?
Ad Blocker Enabled?
Iklan membantu Otodiva untuk terus menghadirkan konten berkualitas. Dukung kami dengan menonaktifkan Adblocker.