Close Menu
Otodiva
  • Our Family:
  • Gadgetdiva
  • Traveldiva
  • Gizmologi
Facebook X (Twitter) Instagram
  • Our Family:
  • Gadgetdiva
  • Traveldiva
  • Gizmologi
Minggu, 26 Juli 2026 10:59 pm
Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest YouTube
Otodiva
  • HOME
  • NEWS

    Hyundai dan Epic Games Hadirkan Turnamen Virtual Berhadiah Eksklusif Piala Dunia

    24 Juli 2026 6:30 am

    ACC dan TAF Bidik Transaksi Besar di GIIAS 2026 Lewat Program Tebus Hemat Rp6,9 Juta

    23 Juli 2026 9:51 pm

    Strategi Mitsubishi Kejar Penjualan Xforce HEV, Bidik 1.000 Unit Awal

    18 Juli 2026 4:38 pm

    Makin Nyaman dan Senyap: Ini Pengalaman Test Drive Mitsubishi New Xforce HEV

    18 Juli 2026 3:45 pm

    Tembus Pasar Internasional, iCAR V23 Jadi SUV Listrik Paling Laris di Berbagai Negara

    18 Juli 2026 3:14 pm
  • RODA 4
  • RODA 2
  • Tips
  • Bahasa Indonesia
    • Bahasa Indonesia
    • English
    • Indonesia
    • Chinese
    • Japan
Otodiva
You are at:Home»News»Mesin Sering Knocking, Ini Penyebabnya!
News

Mesin Sering Knocking, Ini Penyebabnya!

jundiBy jundi21 Oktober 2021 6:15 pmTidak ada komentar4 Mins Read
Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Istilah knocking mungkin sudah tidak asing lagi di antara pengemudi kendaraan roda empat. Secara umum knocking adalah istilah yang digunakan pada saat muncul bunyi seperti ketukan pada mesin. Apabila Anda mengendarai mobil yang berbunyi dan membiarkannya saja dapat berakibat buruk pada komponen mesin. Selain itu bunyi tersebut juga cukup mengganggu ketika mobil berjalan. 

Knocking tidak terjadi begitu saja, ada beberapa hal yang menyebabkan timbulnya suara ketukan dari dalam mesin. Penyebab ini juga bukan dari cara berkendara, melainkan perawatan mobil yang salah. Kendaraan perlu perawatan agar komponen yang membangunnya bisa bekerja dengan lebih maksimal. Oli perlu diganti dan beberapa komponen lain juga perlu dibersihkan. 

Penyebab terjadinya knocking pada mesin adalah karena beberapa hal yang dianggap sepele. Berikut ini beberapa penyebab mesin knocking dilansir dari Suzuki Indonesia. 

Penggunaan Bahan Bakar Dengan Oktan Rendah

Setiap kendaraan memiliki jenis bahan bakar yang disarankan. Anda bisa mengetahui jenis bahan bakar apa yang terbaik sesuai mesin kendaraan pada bagian tutup tangki bensin. Kendaraan di Indonesia biasanya disarankan menggunakan bahan bakar dengan oktan 90 ke atas, contohnya saja pertamax. Anda mungkin telah menggunakan bahan bakar dengan oktan rendah supaya lebih menghemat kantong. 

Uang bisa dihemat pada awal-awal penggunaan kendaraan, namun jika knocking adalah masalah yang mulai muncul dan terjadi berkelanjutan, pengeluaran justru semakin banyak. Mobil mungkin perlu bolak balik bengkel untuk diservis dan diperbaiki. Belum lagi jika salah satu komponen sudah mengalami kerusakan, maka Anda harus mengganti dengan yang baru. Setiap mesin mobil memiliki rasio kompresi yang berbeda-beda. 

Contoh mesin dengan kompresi 10:1 maka perlu bahan bakar oktan 92. Ketika Anda menggunakan BBM oktan rendah, maka akan menimbulkan temperatur dan kompresi di ruang bakar meningkat. Nilai oktan tersebut berfungsi untuk menilai kemampuannya dalam menahan tekanan sehingga tidak terjadi ledakan berlebih pada ruang bakar. Cara mengatasinya adalah Anda harus menggunakan BBM sesuai dengan oktan yang dianjurkan sejak awal. 

Banyaknya Endapan Karbon pada Ruang Bakar

Knocking adalah permasalahan yang terjadi akibat kesalahan penggunaan bahan bakar dan erat kaitannya pada munculnya deposit atau endapan karbon. Setiap pembakaran yang berlangsung akan menciptakan sisa atau deposit. Deposit ini akan mengendap pada ruang bakar, jika sudah menumpuk akan membuat volume ruang bakar berkurang. Kompresi mesin pun akan meningkat dan meskipun sudah menggunakan bahan bakar yang oktannya sesuai, tetap akan menimbulkan knocking. 

Endapan karbon juga akan bekerja sebagai sumber panas, sehingga saat bahan bakar bercampur udara masuk akan lebih cepat terbakar sendiri. Meskipun pada saat itu busi belum memercikkan api. Apabila masalah endapan karbon ini tidak segera diatasi, bukan hanya soal knocking saja yang muncul. Mesin juga lebih cepat panas sampai mengalami overheat. Cara mengatasinya adalah dengan membersihkan ruang bakar secara rutin. 

Apalagi jika baru saja membeli mobil bekas dan tidak tahu apa bahan bakar yang digunakan sebelumnya. Jadi lebih aman jika sebelum mengganti ke BBM yang tepat, bersihkan dahulu area ruang bakar. 

Penggunaan Busi yang Tidak Tepat

Peranan busi pada sebuah kendaraan sangatlah besar. Busi tidak hanya memercikkan api tetapi juga mengontrol lingkungan pada internal mesin. Sehingga busi akan bekerja dengan kondisi yang presisi. Pada saat penggunaan busi tidak tepat, misalnya Anda ingin menghemat biaya yang sebenarnya tidak seberapa. Busi yang tidak sesuai dengan anjuran pabrik akan menghasilkan percikan api yang terlalu kecil. 

Percikan api yang tidak standar akan berakibat pada proses pembakaran tidak sempurna. Sisa karbon pun akan lebih cepat terbentuk sehingga dapat menempel pada dinding ruang bakar serta katup. Jika hal ini terjadi akan lebih baik untuk Anda mengganti busi sesuai dengan anjuran dari pabrik atau jenis yang standar. Sebaiknya Anda mengganti busi sesuai dengan saran dari pabrikan agar pengapian bisa berjalan lebih sempurna. 

Knocking adalah permasalahan pada kendaraan yang tidak boleh dianggap sepele. Ketika suara ketukan muncul pertama kali, sebaiknya segeralah untuk pergi ke bengkel yang resmi. Sumber knocking akan langsung cek dan bisa diperbaiki. 

Baca juga : Tips Merawat Mobil Matic Milik Anda

Headline Knocking Mesin News Otomotif
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticleSetir Bergetar Saat Kecepatan Tinggi? Ban Hankook jadi Solusinya
Next Article Ini Fungsi Wheelbase Untuk Mobil & Penggunaannya
jundi

Related Posts

Mengemudi Bebas Cemas, Intip Rahasia Teknologi Proteksi Aktif dan Pasif Hyundai STARGAZER

24 Juli 2026 6:32 am

Hyundai dan Epic Games Hadirkan Turnamen Virtual Berhadiah Eksklusif Piala Dunia

24 Juli 2026 6:30 am

ACC dan TAF Bidik Transaksi Besar di GIIAS 2026 Lewat Program Tebus Hemat Rp6,9 Juta

23 Juli 2026 9:51 pm
Leave A Reply Cancel Reply

RSS GadgetDIVA
  • Nostalgia Nokia Lumia Lahir Kembali! HP Mungil HMD Touch AI Resmi Meluncur,
  • Bocoran Moto Pad 70: Layar Jumbo 2.5K, Baterai Monster
  • Mengusung Warna Oranye Ikonis, Casio Resmi Luncurkan Jam Tangan G-Shock Edisi Terbatas!
  • Ugreen Max5s Resmi Rilis: Headphone Noise Cancelling 112 Jam & Fitur AI Penerjemah, Cuma Rp300 Ribuan!
  • Lenovo Rilis Monitor Gaming 280Hz Cuma 1 Jutaan, Panel IPS 27 Inci Bikin Tergiur!
© 2026 Otodiva, Online media for ladies auto enthusiast. Powered by PT Konten Cipta Kreatif.
  • Home
  • Tentang Otodiva
  • Tim Redaksi
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Ad Blocker Enabled?
Ad Blocker Enabled?
Iklan membantu Otodiva untuk terus menghadirkan konten berkualitas. Dukung kami dengan menonaktifkan Adblocker.