Close Menu
Otodiva
  • Our Family:
  • Gadgetdiva
  • Traveldiva
  • Gizmologi
Facebook X (Twitter) Instagram
  • Our Family:
  • Gadgetdiva
  • Traveldiva
  • Gizmologi
Selasa, 11 Agustus 2026 12:37 pm
Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest YouTube
Otodiva
  • HOME
  • NEWS

    Mobil Listrik Indonesia, Mana Teknologi yang Paling Tepat?

    7 Agustus 2026 6:41 pm

    Menuju Target Global 2030, Bosch Perkuat Ekosistem Keselamatan Otomotif di GIIAS 2026

    7 Agustus 2026 2:03 pm

    Dorong Standar Keselamatan, Mitsubishi Fuso Beri Sertifikasi 34 Karoseri Nasional

    7 Agustus 2026 2:00 pm

    Sambung Inspirasi di GIIAS 2026, Hyundai Jump School Bekali Pelajar SMK Menuju Perguruan Tinggi

    7 Agustus 2026 1:57 pm

    Menjamin Operasional Tanpa Henti, Strategi Mitsubishi Fuso Tekan Downtime Armada Niaga

    7 Agustus 2026 1:50 pm
  • RODA 4
  • RODA 2
  • Tips
  • Bahasa Indonesia
    • Bahasa Indonesia
    • English
    • Indonesia
    • Chinese
    • Japan
Otodiva
You are at:Home»News»Strategi Mitsubishi Kejar Penjualan Xforce HEV, Bidik 1.000 Unit Awal
News

Strategi Mitsubishi Kejar Penjualan Xforce HEV, Bidik 1.000 Unit Awal

herningBy herning18 Juli 2026 4:38 pmUpdated:19 Juli 2026 3:15 pmTidak ada komentar4 Mins Read
Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

OtoDiva, Karawang — PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI) optimistis kehadiran Mitsubishi New Xforce HEV akan menjadi mesin pertumbuhan baru di segmen SUV kompak. Tak sekadar memperkenalkan teknologi elektrifikasi, Mitsubishi juga membidik penjualan lebih tinggi melalui strategi yang disusun berdasarkan masukan konsumen Indonesia.

Optimisme itu disampaikan Director of Sales & Marketing Division MMKSI, Yoshio Igarashi, usai sesi media test drive New Xforce dan New Xforce HEV di Karawang, Jumat (17/7/2026).

Menurut Igarashi, penambahan varian Hybrid Electric Vehicle (HEV) diyakini akan memperluas pasar Xforce sekaligus meningkatkan daya saing Mitsubishi di tengah ketatnya persaingan SUV lima penumpang.

“Sebelumnya penjualan Xforce berada di kisaran 500 hingga 1.000 unit per bulan, tergantung kondisi pasar. Dengan hadirnya varian hybrid, tentu target kami lebih tinggi dibandingkan model sebelumnya,” ujar Igarashi.

Untuk periode awal setelah peluncuran hingga pertengahan Agustus 2026, MMKSI menargetkan penjualan sekitar 1.000 unit. Target tersebut menjadi tolok ukur awal perusahaan dalam melihat respons konsumen terhadap SUV hybrid pertama Mitsubishi di Indonesia.

Meski belum mengungkapkan target penjualan tahunan secara rinci, Igarashi meyakini hadirnya pilihan varian baru akan memperkuat kontribusi Xforce terhadap penjualan Mitsubishi secara keseluruhan.

Hybrid lahir dari masukan konsumen

Paradiva, keputusan Mitsubishi menghadirkan Xforce HEV ternyata bukan sekadar mengikuti tren elektrifikasi yang tengah berkembang. Model ini lahir dari hasil survei dan evaluasi terhadap kebutuhan konsumen Indonesia sejak Xforce pertama kali diperkenalkan pada 2023.

Executive General Manager Product Strategy Division MMKSI Kazuto Azuma menjelaskan, perusahaan secara rutin mengumpulkan masukan dari konsumen, baik yang membeli maupun yang akhirnya tidak memilih Xforce.

Dari hasil survei tersebut, muncul beberapa permintaan yang paling sering disampaikan pelanggan. Di antaranya kehadiran teknologi hybrid, penyempurnaan suspensi, serta penambahan fitur-fitur premium untuk meningkatkan kenyamanan berkendara.

“Kami terus mendengarkan suara konsumen Indonesia. Semua masukan itu menjadi dasar dalam menyempurnakan New Xforce sehingga kendaraan ini semakin sesuai dengan kebutuhan pelanggan,” kata Azuma.

Karena itu pula Mitsubishi memutuskan menghadirkan Xforce Hybrid lebih dahulu dibandingkan model lain seperti Xpander Hybrid.

Menurut Azuma, untuk model MPV tersebut perusahaan masih melakukan kajian mengenai potensi pasar dan kebutuhan konsumen sebelum menghadirkan varian elektrifikasi.

Ini Keunggulan Mitsubishi New XForce HEV

Persaingan di segmen SUV kompak kini semakin ramai. Selain merek Jepang yang mulai menghadirkan kendaraan hybrid, produsen asal China juga agresif menawarkan Battery Electric Vehicle (BEV) maupun Plug-in Hybrid Electric Vehicle (PHEV).

Namun kondisi tersebut justru dipandang sebagai peluang oleh MMKSI. Igarashi menilai New Xforce HEV memiliki keunggulan karena dikembangkan sesuai karakter jalan dan kebiasaan berkendara masyarakat Indonesia.

Ia berharap kehadiran model hybrid ini mampu meningkatkan pangsa pasar Mitsubishi sekaligus memperkuat posisi merek Jepang di tengah persaingan industri otomotif nasional.

“Kami berharap New Xforce HEV dapat diterima dengan baik oleh masyarakat Indonesia dan memberikan kontribusi positif terhadap peningkatan market share Mitsubishi,” ujarnya.

Berbeda dengan Plug-in Hybrid yang membutuhkan pengisian daya dari luar, Mitsubishi memilih menggunakan sistem Hybrid Electric Vehicle (HEV).

Teknologi tersebut memungkinkan baterai terisi secara otomatis melalui mesin dan regenerative braking sehingga pengemudi tidak perlu bergantung pada infrastruktur pengisian daya.

Menurut Azuma, pendekatan ini dinilai lebih sesuai dengan kondisi Indonesia karena pengguna tetap bisa merasakan sensasi berkendara layaknya mobil listrik tanpa mengubah kebiasaan sehari-hari.

Selain itu, Mitsubishi juga memberikan garansi baterai selama 10 tahun untuk New Xforce HEV. Masa garansi tersebut lebih panjang dibandingkan sebagian besar kompetitor yang umumnya menawarkan garansi delapan tahun.

Sementara mengenai harga baterai pengganti, perusahaan belum mengumumkan angka resminya. Namun MMKSI memastikan biayanya akan kompetitif dan tetap terjangkau bagi konsumen.

Efisiensi jadi nilai jual

Brand Ambassador Mitsubishi Motors Indonesia Rifat Sungkar menilai teknologi hybrid yang digunakan New Xforce HEV menawarkan keseimbangan antara performa dan efisiensi.

Menurutnya, bobot baterai hybrid yang hanya sekitar 50 hingga 70 kilogram membuat karakter handling mobil tetap ringan sehingga pengalaman berkendara khas Mitsubishi tetap terjaga.

Rifat juga mengungkapkan hasil pengujian jarak jauh yang dilakukan bersama tim Mitsubishi.

Dalam pengujian tersebut, New Xforce HEV mampu menempuh 1.172,7 kilometer hanya dengan satu kali pengisian bahan bakar.

“Capaian itu menunjukkan bahwa teknologi hybrid Mitsubishi tidak hanya efisien, tetapi juga tetap memberikan performa dan kenyamanan berkendara yang konsisten,” tandasnya.

Headline HEV Mitsubishi New Xforce HEV MMKSI mobil hybrid mobil hybrid Indonesia Penjualan Mitsubishi Rifat Sungkar SUV hybrid Xforce HEV
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticleMakin Nyaman dan Senyap: Ini Pengalaman Test Drive Mitsubishi New Xforce HEV
Next Article Hyundai Sunday Hadirkan Servis Gratis Hingga Audisi Pendamping Timnas Indonesia
herning

Related Posts

Baru Debut, Langsung Juara! IONIQ 9 Sabet Favorite Vehicle – BEV di GIIAS 2026

10 Agustus 2026 1:31 pm

Dominasi GIIAS 2026, Hyundai Stargazer Cartenz Pimpin Penjualan dan Test Drive

10 Agustus 2026 1:29 pm

Intip Alasan Hyundai SANTA FE Hybrid Jadi SUV Impian di GIIAS 2026

10 Agustus 2026 1:26 pm
Leave A Reply Cancel Reply

RSS GadgetDIVA
  • Tampil Mewah Tanpa Ganti Baterai: Citizen Rilis Dua Jam Tangan Eco-Drive Kotak Berbahan Safir!
  • Galaxy Watch 9: Si Pintar yang Kompatibel Jadi Teman Hidup Sehatmu
  • Bocor Sebelum Rilis! Intip Desain Mewah dan Kamera 200 MP Motorola Edge 70 Neo
  • Pakai Chipset Jadul tapi OS Masa Depan, Samsung Galaxy A18 Bikin Geleng-Geleng Kepala!
  • Dari Boyolali untuk Dunia, Kisah Peretas Muda Pembobol Celah NASA Dapat Dukungan ITSEC Asia
© 2026 Otodiva, Online media for ladies auto enthusiast. Powered by PT Konten Cipta Kreatif.
  • Home
  • Tentang Otodiva
  • Tim Redaksi
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Ad Blocker Enabled?
Ad Blocker Enabled?
Iklan membantu Otodiva untuk terus menghadirkan konten berkualitas. Dukung kami dengan menonaktifkan Adblocker.