Close Menu
Otodiva
  • Our Family:
  • Gadgetdiva
  • Traveldiva
  • Gizmologi
Facebook X (Twitter) Instagram
  • Our Family:
  • Gadgetdiva
  • Traveldiva
  • Gizmologi
Rabu, 29 Juli 2026 1:15 am
Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest YouTube
Otodiva
  • HOME
  • NEWS

    OMODA O4 Debut Global di RI, Mobil AI Pertama Meluncur: Paling Paham Kebutuhan Pasar Generasi Muda

    27 Juli 2026 11:06 pm

    Hyundai dan Epic Games Hadirkan Turnamen Virtual Berhadiah Eksklusif Piala Dunia

    24 Juli 2026 6:30 am

    ACC dan TAF Bidik Transaksi Besar di GIIAS 2026 Lewat Program Tebus Hemat Rp6,9 Juta

    23 Juli 2026 9:51 pm

    Strategi Mitsubishi Kejar Penjualan Xforce HEV, Bidik 1.000 Unit Awal

    18 Juli 2026 4:38 pm

    Makin Nyaman dan Senyap: Ini Pengalaman Test Drive Mitsubishi New Xforce HEV

    18 Juli 2026 3:45 pm
  • RODA 4
  • RODA 2
  • Tips
  • Bahasa Indonesia
    • Bahasa Indonesia
    • English
    • Indonesia
    • Chinese
    • Japan
Otodiva
You are at:Home»Roda 4»Tak Cuma Jual Mobil Listrik, BYD Siap Dirikan Leasing Sendiri di Indonesia Tahun Depan
Roda 4

Tak Cuma Jual Mobil Listrik, BYD Siap Dirikan Leasing Sendiri di Indonesia Tahun Depan

firdaBy firda14 Desember 2025 8:29 pmTidak ada komentar3 Mins Read
Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
BYD
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

BYD Motor Indonesia terus menunjukkan keseriusannya dalam membangun ekosistem kendaraan listrik di Tanah Air. Tidak hanya fokus pada produk dan infrastruktur pendukung, pabrikan asal China ini juga mulai menyoroti aspek penting lain yang selama ini masih terbatas, yakni layanan pembiayaan.

Selama beberapa tahun terakhir, penetrasi mobil listrik di Indonesia memang terus tumbuh. Namun demikian, pertumbuhan tersebut masih menghadapi sejumlah tantangan. Salah satu yang paling krusial adalah minimnya perusahaan pembiayaan yang berani menyalurkan kredit untuk kendaraan listrik.

Melihat kondisi tersebut, BYD pun mengambil langkah strategis. Alih-alih menunggu ekosistem terbentuk secara alami, perusahaan ini justru berinisiatif untuk membangun layanan pembiayaan sendiri. Rencananya, perusahaan leasing BYD akan mulai beroperasi pada tahun depan.

Minim Pembiayaan Jadi Tantangan Utama

Saat ini, tidak banyak lembaga pembiayaan di Indonesia yang secara aktif menawarkan kredit mobil listrik. Alasannya cukup beragam. Namun, salah satu faktor utama adalah kekhawatiran terhadap nilai jual kembali atau resale value kendaraan listrik yang dinilai belum stabil.

Kondisi tersebut membuat sebagian perusahaan pembiayaan cenderung berhati-hati. Akibatnya, konsumen yang ingin membeli mobil listrik secara kredit sering kali memiliki pilihan yang terbatas. Padahal, di sisi lain, mayoritas pembelian kendaraan di Indonesia masih sangat bergantung pada skema pembiayaan.

Situasi inilah yang kemudian mendorong BYD untuk turun tangan langsung. Perusahaan menilai bahwa pembiayaan bukan sekadar pelengkap, melainkan bagian penting dari ekosistem otomotif yang saling terhubung.

BYD Finalisasi Pembentukan Perusahaan Leasing

Head of PR & Government Relations PT BYD Motor Indonesia, Luther T Panjaitan, mengungkapkan bahwa proses pembentukan perusahaan pembiayaan BYD saat ini sudah memasuki tahap akhir. Bahkan, seluruh persiapan administratif diklaim hampir rampung dan tinggal menunggu persetujuan untuk mulai beroperasi.

“Jadi kami sudah berada di tahap finalisasi akhir pembentukan satu perusahaan finansial pembiayaan kendaraan,” ujar Luther saat ditemui di Bogor, Minggu (14/12/2025).

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa kehadiran leasing milik BYD memiliki beberapa tujuan utama. Pertama, untuk memberikan kenyamanan dan kemudahan bagi calon konsumen dari sisi dukungan finansial. Dengan begitu, proses kepemilikan mobil listrik BYD diharapkan menjadi lebih sederhana dan terjangkau.

Bukan Sekadar Bisnis, Tapi Bangun Ekosistem

Selain mempermudah konsumen, BYD juga melihat pembiayaan sebagai bagian penting dari pembangunan ekosistem kendaraan listrik secara menyeluruh. Menurut Luther, industri otomotif tidak bisa berdiri sendiri tanpa dukungan sektor lain, termasuk jasa keuangan.

“Yang kedua, ini penting karena kendaraan listrik adalah bagian dari sebuah ekosistem otomotif. Semua elemen harus saling mendukung,” jelasnya.

Dengan memiliki perusahaan pembiayaan sendiri, BYD dapat mengatur skema kredit yang lebih fleksibel dan sesuai dengan karakteristik mobil listrik. Mulai dari tenor, uang muka, hingga program khusus yang dirancang untuk menarik minat konsumen baru.

Jaga Resale Value dan Kepercayaan Konsumen

Alasan lain yang tak kalah penting adalah upaya menjaga nilai jual kembali kendaraan BYD di masa depan. Menurut Luther, perusahaan pembiayaan yang kuat dan kredibel dapat meningkatkan tingkat kepercayaan konsumen dalam jangka panjang.

“Lebih dari 60 persen pembelian kendaraan di Indonesia itu menggunakan pembiayaan. Jadi keberadaan finansial yang kokoh sangat berpengaruh terhadap kepercayaan pembeli,” ujarnya.

Dengan sistem pembiayaan yang terkelola dengan baik, BYD optimistis nilai jual kembali produknya bisa lebih terjaga. Hal ini sekaligus menjawab kekhawatiran pasar terkait stabilitas harga mobil listrik di Indonesia.

Siap Mulai Tahun Depan

Jika seluruh proses perizinan berjalan lancar, BYD menargetkan perusahaan leasing ini sudah bisa mulai beroperasi pada tahun depan. Kehadiran layanan pembiayaan internal ini diharapkan menjadi katalis positif bagi pertumbuhan mobil listrik BYD di Indonesia.

Ke depan, langkah ini juga berpotensi mendorong produsen lain untuk melakukan hal serupa. Dengan demikian, ekosistem kendaraan listrik nasional dapat berkembang lebih cepat, sehat, dan berkelanjutan.

Melalui strategi ini, BYD menegaskan bahwa ekspansi mereka di Indonesia tidak hanya soal penjualan kendaraan, tetapi juga membangun fondasi jangka panjang bagi industri mobil listrik di Tanah Air.

BYD ekspansi BYD Indonesia ekosistem EV Headline Industri Otomotif kredit mobil listrik leasing mobil Mobil Listrik pembiayaan kendaraan
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticleTutup 2025, Kawasaki Hadirkan 3 Motor Baru Perkuat Segmen Premium
Next Article Insentif Dihentikan, Penjualan Mobil Listrik 2026 Terancam Turun Drastis
firda

Related Posts

OMODA O4 Debut Global di RI, Mobil AI Pertama Meluncur: Paling Paham Kebutuhan Pasar Generasi Muda

27 Juli 2026 11:06 pm

Mengemudi Bebas Cemas, Intip Rahasia Teknologi Proteksi Aktif dan Pasif Hyundai STARGAZER

24 Juli 2026 6:32 am

Hyundai dan Epic Games Hadirkan Turnamen Virtual Berhadiah Eksklusif Piala Dunia

24 Juli 2026 6:30 am
Leave A Reply Cancel Reply

RSS GadgetDIVA
  • Grab Latih 1.052 Mitra Pengemudi untuk Tingkatkan Keselamatan Berkendara
  • VIVAN Hadirkan GaN-Q Series, Charger Mini 100W untuk Perempuan Aktif
  • Pengiriman PC Turun 4,9% Sepanjang Kuartal Kedua 2026 di Seluruh Dunia
  • Baterai Raksasa 10.000 mAh dan Bodi Ramping, Oppo A7 Pro Max Siap Mengguncang Pasar HP!
  • OnePlus 16 Tampil Elegan dengan Bezel Super Tipis dan Baterai Raksasa!
© 2026 Otodiva, Online media for ladies auto enthusiast. Powered by PT Konten Cipta Kreatif.
  • Home
  • Tentang Otodiva
  • Tim Redaksi
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Ad Blocker Enabled?
Ad Blocker Enabled?
Iklan membantu Otodiva untuk terus menghadirkan konten berkualitas. Dukung kami dengan menonaktifkan Adblocker.