Close Menu
Otodiva
  • Our Family:
  • Gadgetdiva
  • Traveldiva
  • Gizmologi
Facebook X (Twitter) Instagram
  • Our Family:
  • Gadgetdiva
  • Traveldiva
  • Gizmologi
Senin, 27 Juli 2026 6:55 am
Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest YouTube
Otodiva
  • HOME
  • NEWS

    Hyundai dan Epic Games Hadirkan Turnamen Virtual Berhadiah Eksklusif Piala Dunia

    24 Juli 2026 6:30 am

    ACC dan TAF Bidik Transaksi Besar di GIIAS 2026 Lewat Program Tebus Hemat Rp6,9 Juta

    23 Juli 2026 9:51 pm

    Strategi Mitsubishi Kejar Penjualan Xforce HEV, Bidik 1.000 Unit Awal

    18 Juli 2026 4:38 pm

    Makin Nyaman dan Senyap: Ini Pengalaman Test Drive Mitsubishi New Xforce HEV

    18 Juli 2026 3:45 pm

    Tembus Pasar Internasional, iCAR V23 Jadi SUV Listrik Paling Laris di Berbagai Negara

    18 Juli 2026 3:14 pm
  • RODA 4
  • RODA 2
  • Tips
  • Bahasa Indonesia
    • Bahasa Indonesia
    • English
    • Indonesia
    • Chinese
    • Japan
Otodiva
You are at:Home»Roda 4»Norwegia Pimpin Revolusi EV: Hampir 90% Penjualan Mobil Baru 2024 Berbasis Listrik
Roda 4

Norwegia Pimpin Revolusi EV: Hampir 90% Penjualan Mobil Baru 2024 Berbasis Listrik

firdaBy firda4 Januari 2025 7:46 pmTidak ada komentar3 Mins Read
Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
EV
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Norwegia kembali mencatat sejarah dalam transformasi kendaraan ramah lingkungan. Pada 2024, hampir 90% penjualan mobil baru di negara ini adalah kendaraan listrik murni, menurut data Federasi Jalan Raya Norwegia yang dikutip Reuters. Angka ini menunjukkan peningkatan signifikan dari 82,4% pada 2023.

Keberhasilan ini menjadi bukti bahwa Norwegia berada di jalur yang benar untuk mencapai target ambisiusnya: hanya menjual kendaraan listrik pada 2025. Menurut Christina Bu, Ketua Asosiasi Kendaraan Listrik Norwegia, “Norwegia akan menjadi negara pertama yang hampir menghapus mobil berbahan bakar bensin dan diesel dari pasar mobil baru.”

Pencapaian ini tidak terlepas dari strategi pemerintah yang memberikan insentif besar bagi kendaraan listrik. Pajak impor dan pajak pertambahan nilai untuk EV dihapuskan, sementara kendaraan berbahan bakar fosil dikenakan pajak tinggi. Selain itu, absennya lobi produsen mobil tradisional turut mempermudah implementasi kebijakan ramah lingkungan ini.

Performa Merek dan Dominasi EV

Tesla, Volkswagen, dan Toyota menjadi merek teratas dalam penjualan EV di Norwegia. Selain itu, kendaraan listrik asal Tiongkok kini mulai menunjukkan pengaruhnya, dengan menyumbang hampir 10% dari total penjualan mobil baru di negara tersebut.

Adopsi kendaraan listrik di Norwegia juga memberikan pelajaran penting bagi dunia. “Kuncinya adalah menyusun paket insentif yang luas dan memastikan kebijakan tersebut dapat diprediksi dalam jangka panjang,” ungkap Wakil Menteri Transportasi, Cecilie Knibe Kroglund.

Transformasi Infrastruktur Pengisian Daya

Seiring dengan meningkatnya jumlah EV di jalanan, kebutuhan akan stasiun pengisian daya terus bertambah. Banyak pompa bensin mulai beralih menjadi stasiun pengisian cepat. Anders Kleve Svela, Manajer Senior Circle K, menyatakan bahwa dalam tiga tahun ke depan, jumlah stasiun pengisian daya akan setara dengan pompa bensin yang ada.

Dia menambahkan bahwa lebih dari 50% kendaraan di Norwegia akan bertenaga listrik dalam beberapa tahun mendatang, dan hal ini memaksa perusahaan untuk meningkatkan kapasitas infrastruktur pengisian daya.

Meskipun adopsi EV di Norwegia terus meningkat, kendaraan berbahan bakar internal (ICE) masih terjual, terutama untuk perusahaan penyewaan mobil yang melayani wisatawan. Banyak wisatawan belum terbiasa menggunakan kendaraan listrik sehingga perusahaan masih menyediakan opsi tersebut.

Namun, dengan tren saat ini, Norwegia diproyeksikan mencapai lebih dari 28% kendaraan listrik di seluruh jalanannya pada Desember 2024. Target ini merupakan langkah besar menuju penghapusan total mobil berbahan bakar fosil.

Uni Eropa juga telah menetapkan target melarang penjualan mobil berbahan bakar karbon dioksida pada 2035. Kebijakan ini memungkinkan hanya kendaraan yang menggunakan bahan bakar hasil tangkapan CO2 untuk beroperasi.

Norwegia menjadi teladan global dengan pendekatannya yang revolusioner terhadap kendaraan ramah lingkungan. Kebijakan insentif yang terencana, ditambah dengan komitmen masyarakat dan pemerintah, mempercepat transisi ke kendaraan listrik.

Melalui inovasi, komitmen, dan keberanian untuk berubah, Norwegia berhasil membuka jalan bagi dunia untuk mengejar masa depan yang lebih hijau. Bisakah negara lain mengikuti jejak ini? Dunia sedang menyaksikan.

Headline insentif EV Kendaraan Listrik mobil ramah lingkungan Norwegia penjualan mobil 2024 stasiun pengisian daya target lingkungan Tesla
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticleOpsen Pajak Kendaraan: Beban Baru yang Mengancam Industri Otomotif
Next Article MAKA Motors Luncurkan Motor Listrik ‘Paling Enak’ untuk Pengendara Indonesia
firda

Related Posts

Mengemudi Bebas Cemas, Intip Rahasia Teknologi Proteksi Aktif dan Pasif Hyundai STARGAZER

24 Juli 2026 6:32 am

Hyundai dan Epic Games Hadirkan Turnamen Virtual Berhadiah Eksklusif Piala Dunia

24 Juli 2026 6:30 am

ACC dan TAF Bidik Transaksi Besar di GIIAS 2026 Lewat Program Tebus Hemat Rp6,9 Juta

23 Juli 2026 9:51 pm
Leave A Reply Cancel Reply

RSS GadgetDIVA
  • Galaxy Z Fold8 Dituding Tiru iPhone Fold? Samsung Ternyata Sudah Pamer Konsepnya Sejak 2013
  • Harga Prosesor Qualcomm Bakal Naik Mulai September 2026, HP Android Flagship Terancam Lebih Mahal
  • Nostalgia Nokia Lumia Lahir Kembali! HP Mungil HMD Touch AI Resmi Meluncur,
  • Bocoran Moto Pad 70: Layar Jumbo 2.5K, Baterai Monster
  • Mengusung Warna Oranye Ikonis, Casio Resmi Luncurkan Jam Tangan G-Shock Edisi Terbatas!
© 2026 Otodiva, Online media for ladies auto enthusiast. Powered by PT Konten Cipta Kreatif.
  • Home
  • Tentang Otodiva
  • Tim Redaksi
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Ad Blocker Enabled?
Ad Blocker Enabled?
Iklan membantu Otodiva untuk terus menghadirkan konten berkualitas. Dukung kami dengan menonaktifkan Adblocker.