Close Menu
Otodiva
  • Our Family:
  • Gadgetdiva
  • Traveldiva
  • Gizmologi
Facebook X (Twitter) Instagram
  • Our Family:
  • Gadgetdiva
  • Traveldiva
  • Gizmologi
Jumat, 4 September 2026 2:56 pm
Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest YouTube
Otodiva
  • HOME
  • NEWS

    Luhut Dorong BYD Bangun Ekosistem Industri EV di RI

    3 September 2026 2:16 pm

    BYD Perkuat Manufaktur, Indonesia Bidik Basis Ekspor Mobil Listrik

    3 September 2026 12:22 pm

    Pabrik BYD Subang Resmi Dibuka, Bidik 20.000 Pekerja

    3 September 2026 11:07 am

    Ofero Stareer 5 Lit Sabet Penghargaan Inspiring Urban Electric Bike 2026

    15 Agustus 2026 7:12 pm

    Mobil Listrik Indonesia, Mana Teknologi yang Paling Tepat?

    7 Agustus 2026 6:41 pm
  • RODA 4
  • RODA 2
  • Tips
  • Bahasa Indonesia
    • Bahasa Indonesia
    • English
    • Indonesia
    • Chinese
    • Japan
Otodiva
You are at:Home»Tips»Tips Menghilangkan Mabuk Kendaraan saat Perjalan Jauh
Tips

Tips Menghilangkan Mabuk Kendaraan saat Perjalan Jauh

jundiBy jundi22 Mei 2022 9:58 pmTidak ada komentar3 Mins Read
Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Beberapa orang memiliki kecenderungan mudah mengalami mabuk kendaraan atau motion sickness. Hasilnya, sepanjang perjalanan pun mereka merasakan mual bahkan muntah. Kondisi ini memang tidak berbahaya, namun sebaiknya segera ditangani agar perjalanan tetap nyaman dan menyenangkan. Berikut adalah beberapa cara menghilangkan mabuk kendaraan yang dapat Anda coba.

Ada beberapa cara mengatasi mabuk perjalanan. Tidak dapat dimungkiri bahwa mengalami mabuk perjalanan memang tidak enak. Gejala mabuk perjalanan, seperti keringat dingin, sakit kepala, hingga mual dan muntah dapat muncul tanpa disadari sebelumnya. Simak informasi mengatasi mabuk perjalanan di bawah ini.

Hindari konsumsi makanan berat sebelum perjalanan

Sebelum melakukan perjalanan, terutama perjalanan jauh, hindari konsumsi makanan berat. Jika perut terasa lapar, sebaiknya isi perut dengan makanan ringan. Bisa juga dengan menyiasati porsi makanan, mengambil lebih sedikit dari porsi normal sebelum perjalanan.

Kondisi perut yang penuh, ditambah dengan guncangan selama perjalanan, akan meningkatkan risiko mabuk kendaraan. Terlebih jika jarak waktu antara Anda makan dan mulai perjalanan tidak terlalu jauh. Untuk itu, usahakan makan secukupnya dan sewajarnya sebelum Anda memulai perjalanan.

Pilih posisi tempat duduk yang nyaman

Model jok mobil yang berlawanan arah dengan pergerakan kendaraan ternyata cenderung mudah memicu mabuk kendaraan. Karenanya, sebagai cara menghilangkan mabuk kendaraan, pilihlah posisi tempat duduk yang satu arah dengan pergerakan kendaraan. Dengan demikian, posisi duduk tubuh dengan gerak kendaraan pun searah. Anda tidak akan merasakan efek tubuh seolah tertarik ke arah berlawanan.

Jika Anda naik kendaraan umum seperti kereta, bus, atau pesawat, beberapa posisi bisa dipilih untuk mengurangi mual. Beberapa yang direkomendasikan adalah tempat duduk di bagian depan untuk bus, tempat duduk di dekat jendela, dan tempat duduk yang segaris dengan sayap pesawat.

Istirahat cukup sebelum bepergian

Terkadang, mabuk perjalanan juga bisa disebabkan oleh tubuh yang lelah. Untuk itu, pastikan Anda mendapatkan istirahat yang cukup sebelum bepergian jauh. Jika memang tidak memungkinkan, Anda bisa beristirahat di kendaraan. Bawa peralatan yang bisa membantu Anda untuk beristirahat dengan nyaman di kendaraan, seperti bantal leher dan penutup mata.

Konsumsi obat anti mabuk

Anda juga bisa melakukan langkah preventif dengan mengonsumsi obat anti mual. Konsumsilah obat anti mual dan anti mabuk tersebut setidaknya 1-2 jam sebelum perjalanan. Anda bisa menggunakan obat anti mual yang dapat dibeli tanpa resep dokter, seperti Domperidone atau Metoclopramide yang termasuk golongan antihistamin.

Hindari membaca buku atau menggunakan gadget

Membaca buku atau menggunakan gadget saat sedang dalam perjalanan bisa memicu munculnya rasa mual dan pusing. Sebab, kegiatan tersebut dapat menyebabkan ketidakselarasan antara mata dan telinga Anda. Karenanya, sebagai cara menghilangkan mabuk kendaraan, sebaiknya hindari kedua aktivitas tersebut. Sebagai gantinya, Anda bisa mendengarkan musik atau mengobrol dengan orang lain sepanjang perjalanan.

Baca juga : TIPS MEMASANG LAMPU LED SEIN DI KACA SPION

Headline Mabuk Kendaraan mobil News Otomotif Roda 4 Tips
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticleFungsi Timing Belt pada Mobil
Next Article Tanda-tanda Kerusakan Timing Belt yang Perlu Diwaspadai
jundi

Related Posts

Manjakan Pasar Jawa Timur, Hyundai Patok Harga Permanen STARGAZER dan Tebar Promo di Surabaya

27 Agustus 2026 4:30 pm

Menjelajah Masa Depan Mobil Listrik, Terobosan OMODA & JAECOO di GIIAS Surabaya 2026

27 Agustus 2026 4:27 pm

Ofero Stareer 5 Lit Sabet Penghargaan Inspiring Urban Electric Bike 2026

15 Agustus 2026 7:12 pm
Leave A Reply Cancel Reply

RSS GadgetDIVA
  • Resmi Meluncur 4 September 2026, Lenovo Tab Plus Gen 2 Bawa Konsep Bioskop Pribadi Portabel
  • Kaspersky Ungkap Scam Call Meningkat Tiga Kali Lipat di Indonesia Pada Juni 2026
  • Gebrakan Telkomsel di Piala by.U 2026, Buka Kategori Kampus dan Jalur Beasiswa Atlet
  • Lenovo Legion C700 Meluncur, Handheld Cloud Gaming Ringan Baterai 9 Jam
  • Samsung Galaxy S27 dan S27 Plus Raih Sertifikasi 3C
© 2026 Otodiva, Online media for ladies auto enthusiast. Powered by PT Konten Cipta Kreatif.
  • Home
  • Tentang Otodiva
  • Tim Redaksi
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Ad Blocker Enabled?
Ad Blocker Enabled?
Iklan membantu Otodiva untuk terus menghadirkan konten berkualitas. Dukung kami dengan menonaktifkan Adblocker.