Close Menu
Otodiva
  • Our Family:
  • Gadgetdiva
  • Traveldiva
  • Gizmologi
Facebook X (Twitter) Instagram
  • Our Family:
  • Gadgetdiva
  • Traveldiva
  • Gizmologi
Rabu, 29 Juli 2026 1:11 pm
Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest YouTube
Otodiva
  • HOME
  • NEWS

    OMODA O4 Debut Global di RI, Mobil AI Pertama Meluncur: Paling Paham Kebutuhan Pasar Generasi Muda

    27 Juli 2026 11:06 pm

    Hyundai dan Epic Games Hadirkan Turnamen Virtual Berhadiah Eksklusif Piala Dunia

    24 Juli 2026 6:30 am

    ACC dan TAF Bidik Transaksi Besar di GIIAS 2026 Lewat Program Tebus Hemat Rp6,9 Juta

    23 Juli 2026 9:51 pm

    Strategi Mitsubishi Kejar Penjualan Xforce HEV, Bidik 1.000 Unit Awal

    18 Juli 2026 4:38 pm

    Makin Nyaman dan Senyap: Ini Pengalaman Test Drive Mitsubishi New Xforce HEV

    18 Juli 2026 3:45 pm
  • RODA 4
  • RODA 2
  • Tips
  • Bahasa Indonesia
    • Bahasa Indonesia
    • English
    • Indonesia
    • Chinese
    • Japan
Otodiva
You are at:Home»Tips»3 Langkah ‘Perlindungan’ Ketika Terjadi Kecelakaan Mobil
Tips

3 Langkah ‘Perlindungan’ Ketika Terjadi Kecelakaan Mobil

jundiBy jundi10 Mei 2022 2:46 pmTidak ada komentar3 Mins Read
Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Setiap pengendara memiliki risiko untuk mengalami kecelakaan di jalan. Meski sudah berkendara secara hati-hati, bahaya bisa datang dari pengendara lain. Karena itu sebisa mungkin hindari potensi yang memicu terjadinya hal yang tidak diinginkan di jalan. Pasalnya kecelakaan akan memaksa pemilik kendaraan keluar uang dalam jumlah besar.

Sementara itu, biaya perbaikan mobil tidak murah, baik untuk kerusakan bodi maupun mesin mobil. Untuk menghindari pengeluaran lebih banyak ketika menglamai kecelakaan, financial educator Lifepal, Aulia Akbar CFP, AEPP beberapa memberikan tips.

Mengutip dari Otosia, berikut adalah mengatasi risiko finansial yang timbul akibat peristiwa kecelakaan saat sedang berkendara:

Memilih asuransi yang tepat

Asuransi merupakan satu-satunya produk yang bisa melindungi segala risiko finansial atas peristiwa kecelakaan, terserempet, atau pencurian kendaraan.

“Sederhananya, beban finansial yang harus Anda tanggung akibat kecelakaan akan ditransfer ke perusahaan asuransi,” ujar Aulia Akbar.

Asuransi mobil dibedakan dalam dua jenis. Pertama adalah total lost on (TLO) yang menanggung kerugian finansial akibat pencurian kendaraan bermotor atau kerusakan parah yang nilainya setara 75% dari harga mobil.

Sedangkan asuransi mobil all risk akan menanggung segala jenis risiko yang dialami, kecuali jika ada pengecualian yang disepakati.

“Jika Anda tinggal di wilayah padat kendaraan, pilihlah all risk karena risiko akan terjadinya kerusakan kecil cukup tinggi,” imbuhnya.

Siapkan dana darurat

Meski asuransi melindungi kendaraan, sebaiknya sisihkan dana darurat. Hal ini cukup berguna untuk menanggulangi pengeluaran-pengeluaran tidak terduga terkait kepemilikan mobil. Misalnya pergantian suku cadang seperti ban, aki, dan sebagainya.

Dana darurat juga sangat berguna ketika pemilik kendaraan melakukan klaim asuransi mobil. Namun perlu diketahui, bahwa asuransi mobil tidak akan menanggung 100% biaya perbaikan yang terjadi karena risiko. Akan ada biaya bernama Own Risk (OR) yang umumnya sebesar Rp 300 ribu, yang harus dibayarkan pemilik mobil saat melakukan klaim per kejadian.

“Tujuan diberlakukannya deductible atau OR adalah agar pemilik asuransi mobil tetap berhati-hati mengendarai mobil,” terangnya.

Melindungi diri

Asuransi untuk perlindungan pada mobil tidaklah cukup. Sebaiknya lindungilah diri dengan asuransi kecelakaan diri.

Beberapa asuransi mobil all risk umumnya memiliki manfaat berupa perlindungan kecelakaandiri. Namun, besaran santunan akan kecelakaan diri yang diberikan asuransi mobil mungkin dinilai kurang cukup, maka tidak ada salahnya untuk menambah proteksi berupa asuransi kecelakaan diri.

Biaya pengobatan akibat kecelakaan tidaklah murah. Lebih parah dari itu, pengendara bisa saja mengalami cacat, hingga meninggal dunia karena peristiwa kecelakaan.

Saat si pengendara menderita cacat total atau meninggal dunia, dan kebetulan dia adalah seorang pencari nafkah dalam keluarga, sudah pasti keluarga yang ditinggalkannya akan kehilangan pendapatan bulanan.

Baca juga : Tips Memasang Relay yang Baik dan Benar Pada Motor

'Otomotif Headline kecelakaan mobil News Tips
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticleTips Mengantisipasi Kemungkinan Kendaraan Mogok di Jalan
Next Article Begini Cara Klaim Asuransi Mobil untuk All Risk
jundi

Related Posts

OMODA O4 Debut Global di RI, Mobil AI Pertama Meluncur: Paling Paham Kebutuhan Pasar Generasi Muda

27 Juli 2026 11:06 pm

Mengemudi Bebas Cemas, Intip Rahasia Teknologi Proteksi Aktif dan Pasif Hyundai STARGAZER

24 Juli 2026 6:32 am

Hyundai dan Epic Games Hadirkan Turnamen Virtual Berhadiah Eksklusif Piala Dunia

24 Juli 2026 6:30 am
Leave A Reply Cancel Reply

RSS GadgetDIVA
  • Bikin Teleponan Makin Praktis, WhatsApp Luncurkan Panggilan Langsung Lewat Browser
  • Transformasi AI Dongkrak Kinerja Indosat, Pendapatan Semester I-2026 Tembus Rp30,7 Triliun
  • Grab Latih 1.052 Mitra Pengemudi untuk Tingkatkan Keselamatan Berkendara
  • VIVAN Hadirkan GaN-Q Series, Charger Mini 100W untuk Perempuan Aktif
  • Pengiriman PC Turun 4,9% Sepanjang Kuartal Kedua 2026 di Seluruh Dunia
© 2026 Otodiva, Online media for ladies auto enthusiast. Powered by PT Konten Cipta Kreatif.
  • Home
  • Tentang Otodiva
  • Tim Redaksi
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Ad Blocker Enabled?
Ad Blocker Enabled?
Iklan membantu Otodiva untuk terus menghadirkan konten berkualitas. Dukung kami dengan menonaktifkan Adblocker.